IMG-20260918-WA0053 Laporan: Afrizal Ilmi
TODAYNEWS.ID — Dua hari menjelang pembukaan cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tim Indonesia mulai beradaptasi dengan arena pertandingan. Muhammad Shohibul Fikri dan kawan-kawan menjajal Ichinomiya City Municipal Gymnasium selama 60 menit.
Latihan tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memetakan kondisi lapangan. Tim Indonesia sebelumnya telah menjalani pemusatan latihan sehingga langsung menjalani latihan dengan intensitas penuh.
Muhammad Shohibul Fikri mengatakan tidak ada kendala berarti selama sesi latihan. Namun, kondisi angin dari pendingin ruangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
“Kendala di latihan tadi sebenarnya tidak ada. Hanya saat pertama datang lapangan terasa ada angin dari pendingin ruangan tapi di tengah-tengah latihan pendingin ruangannya dimatikan,” kata Fikri mengutip dari PBSI, Jumat (18/9/2026).
Menurut Fikri, kondisi tersebut membuat tim belum mengetahui situasi saat pertandingan berlangsung. Ia pun akan kembali memanfaatkan sesi uji coba lapangan terakhir untuk melakukan penyesuaian.
“Besok ada sesi test court terakhir, saya harus memaksimalkan lagi segi teknik, penyesuaian arah angin dan pencahayaan,” ujarnya. Faktor angin dan pencahayaan menjadi bagian yang diperhatikan Fikri sebelum bertanding.
Asian Games 2026 juga menjadi pengalaman pertama bagi Fikri. Pemain tersebut mengaku antusias bisa merasakan atmosfer kompetisi multiolahraga terbesar di Asia.
“Kesan pertama cukup excited karena ini Asian Games pertama jadi tadi juga di lapangan saya sangat bersemangat untuk kasih yang terbaik,” ucap Fikri. Ia berharap debutnya dapat berakhir dengan kontribusi untuk Indonesia.
“Pastinya saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan perorangan, semoga bisa menyumbang medali emas,” kata Fikri. Target tersebut menjadi motivasi Fikri sebelum pertandingan dimulai.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani memiliki kesan tersendiri terhadap lokasi pertandingan. Ia menilai arena tersebut berada di kawasan yang jauh dari pusat perkotaan.
“Arena ini walaupun seperti di desa pelosok tapi dalamnya cukup baik, bagus dan rapi juga,” kata Putri. Ia menyebut kapasitas arena memang tidak terlalu besar, tetapi fasilitasnya dinilai memadai.
Putri menilai kondisi fasilitas arena cukup menunjang kebutuhan pertandingan. Penilaian tersebut menjadi bagian dari adaptasi tim Indonesia sebelum memasuki persaingan Asian Games.
Cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung dalam dua tahap. Nomor beregu digelar pada 20-24 September, sedangkan nomor perorangan berlangsung pada 25-29 September.
Undian nomor beregu dijadwalkan berlangsung Sabtu (19/9/2026) pagi pukul 10.00 waktu setempat. Sebelum undian digelar, tim Indonesia masih memiliki satu sesi test court untuk memaksimalkan adaptasi dengan kondisi arena.
Editor: Aziz Arriadh