x

Tekan Impor BBM, Prabowo Instruksikan Percepatan Swasembada Energi Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Sep 2026 10:50 81 Akbar Budi

Wartawan : Akbar Budi Prasetia

 

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Indonesia mencapai swasembada energi dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya energi di dalam negeri.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan anggota DEN di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, mengatakan sidang tersebut merupakan agenda rutin DEN yang dipimpin langsung Prabowo selaku Ketua DEN. Dalam sidang itu, pemerintah membahas sejumlah langkah untuk mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional.

“Kemandirian energi nasional harus dibangun dari kekuatan dan sumber daya yang dimiliki Indonesia sendiri. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya mencapai swasembada energi dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).

Teddy, mengutip Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah akan mempercepat pengembangan berbagai sumber energi dalam negeri.

Potensi tersebut antara lain kelapa sawit, jagung, singkong, tebu, batu bara, panas bumi, hingga energi surya.

Pemerintah juga mendorong pengembangan B50 dan E50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Pengembangan energi terbarukan juga terus diperkuat, salah satunya melalui percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun.

Di sektor minyak, pemerintah akan mengoptimalkan ladang dan sumur yang sudah ada sekaligus mempercepat eksplorasi untuk meningkatkan produksi minyak nasional.

“Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energinya dari dalam negeri,” ujar Teddy.

Sidang DEN juga membahas tindak lanjut rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Rencana tersebut akan dilaksanakan berdasarkan kajian dan tahapan yang telah disiapkan pemerintah sebagai bagian dari penguatan bauran energi nasional.

Pemerintah selanjutnya akan menyusun peta jalan energi yang lengkap dan terukur. Peta jalan tersebut akan memuat target tahunan, kebutuhan investasi, jadwal pelaksanaan, hingga pembagian tugas dalam implementasinya.

Teddy mengatakan Prabowo memandang kemandirian energi bukan hanya soal kemampuan memenuhi kebutuhan energi nasional. Hal itu juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi dan posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik global.

“Presiden menegaskan bahwa kemandirian energi bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan memberikan ruang yang lebih besar bagi Indonesia untuk menentukan arah pembangunannya di tengah dinamika geopolitik global,” pungkas Teddy.

 

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor