x

Menlu Iran: Warga Amerika Harus Menanggung Biaya Perang yang Sangat Besar

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 12:00 14 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi, memperingatkan kepada warga Amerika Serikat (AS) bahwa perang yang dilancarkan terhadap Iran telah membebani warga Amerika atas meningkatkannya biaya ekonomi mereka.

Selain itu, perang dengan Iran akan semakin menguras pundi-pundi keuangan Gedung Putih, sementara warga Amerika dipaksa untuk menanggung biaya perang yang terus meningkat.

“Warga Amerika diberitahu bahwa mereka harus menanggung biaya perang yang sangat besar akibat pilihan mereka sendiri terhadap Iran,” kata Araghchi dalam akun X-nya, Sabtu (16/5/2026).

Sementara itu, Pentagon mengklaim biaya perang AS di Iran telah mencapai $29 miliar, seorang ahli anggaran perang mengungkapkan bahwa konflik tersebut pada akhirnya akan menelan biaya setidaknya $1 triliun bagi para pembayar pajak Amerika, sebagaimana dilaporkan CNN baru-baru ini.

Selain itu, Departemen Energi AS juga memperingatkan bahwa harga minyak kemungkinan akan tetap di atas $100 per barel dalam beberapa minggu mendatang mengingat belum berakhirnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Lebih lanjut, Araghchi mengatakan bahwa Washington telah membuat pilihan keliru dengan memerangi Iran, sehingga harus menanggung beban ekonomi yang besar dengan melonjaknya biaya utang, suku bunga hipotek, dan tingginya tekanan keuangan pada rumah tangga.

“Abaikan kenaikan harga bensin dan gelembung pasar saham. Penderitaan sebenarnya dimulai ketika utang AS dan suku bunga hipotek mulai melonjak. Tunggakan pinjaman mobil sudah mencapai level tertinggi dalam 30 tahun terakhir,” kata Araghchi.

“Semua ini sebenarnya bisa dihindari,” tambah Araghchi menegaskan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
5 days ago
5 days ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x