x

DPR Minta Petugas Haji Waspadai Jemaah Kelelahan dan Terpisah Saat Puncak Ibadah di Armuzna

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 11:37 15 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz meminta petugas haji meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jemaah kelelahan dan terpisah dari rombongan saat fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Permintaan itu disampaikan Neng Eem di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (17/5/2026). Ia menilai pendampingan maksimal sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah.

Menurutnya, fase Armuzna menjadi salah satu tahapan paling berat dalam pelaksanaan ibadah haji. Kondisi cuaca panas dan kepadatan jemaah dinilai berpotensi meningkatkan risiko kelelahan.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas haji lebih sigap dalam melakukan pendampingan kepada jemaah, terutama kelompok lanjut usia. DPR tidak ingin ada jemaah yang terlantar akibat kurangnya pengawasan.

“Jangan sampai ada jemaah kita yang terlantar karena kurangnya pendampingan,” tegasnya.

Selain aspek pendampingan, DPR juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan bagi jemaah lansia. Ketersediaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan disebut menjadi faktor penting selama pelaksanaan ibadah haji.

Neng Eem menilai kecepatan penanganan darurat hingga ketersediaan obat-obatan harus dipastikan berjalan optimal. Langkah tersebut diperlukan untuk menekan risiko kesehatan selama puncak haji berlangsung.

Pola konsumsi jemaah juga menjadi perhatian Timwas Haji DPR RI. Kualitas makanan dinilai sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik jemaah, terutama kelompok lanjut usia.

Menurut DPR, asupan makanan yang baik dapat membantu menjaga daya tahan tubuh jemaah di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat. Faktor tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko penurunan kondisi kesehatan.

Pengawasan yang dilakukan DPR diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan haji Indonesia ke depan. DPR ingin memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah secara aman dan nyaman.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa menyatakan layanan haji Indonesia hingga hari ke-26 operasional berjalan lancar dan terkendali. Pemerintah kini memfokuskan pelayanan untuk menghadapi fase puncak haji.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji reguler Indonesia kini telah berada di Makkah. Ini menjadi fase penting karena seluruh energi layanan mulai difokuskan untuk memastikan jemaah siap menghadapi puncak ibadah haji dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Suci Annisa di Makkah.

Berdasarkan data operasional terakhir, sebanyak 430 kelompok terbang atau kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Total terdapat 166.269 jemaah dan 1.717 petugas yang kini berada di Arab Saudi untuk pelaksanaan ibadah haji 2026.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
5 days ago
5 days ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x