20260820_164547 TODAYNEWS.ID — Srikandi Merdeka Cup 2026 mendapat perhatian lebih luas setelah RANS Entertainment terlibat sebagai official broadcaster partner. Turnamen sepak bola putri U-16 itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi RANS Entertainment sejak fase grup.
Srikandi Merdeka Cup berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14-23 Agustus 2026. Turnamen internasional tersebut kini memasuki babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Jumat (21/8/2026).
Kehadiran siaran digital membuat masyarakat dapat mengikuti pertandingan tanpa harus datang langsung ke stadion. Langkah tersebut sekaligus membuka akses yang lebih besar bagi kompetisi sepak bola putri usia muda.
CEO RANS Entertainment Nagita Slavina menyambut keterlibatan perusahaannya dalam turnamen tersebut. Ia menilai Srikandi Merdeka Cup bukan sekadar kompetisi, tetapi juga panggung bagi pesepak bola putri muda.
“Bukan hanya sekadar kompetisi tapi luar biasa menjadi panggung buat cewek-cewek atletis,” kata Nagita dalam konferensi pers di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Nagita berharap para pemain yang tampil dapat terus berkembang melalui pengalaman bertanding. Ia juga ingin kompetisi sepak bola putri semakin besar dan menjangkau lebih banyak daerah serta negara.
Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono turut melihat dampak positif dari siaran digital tersebut. Menurut dia, jumlah penonton streaming menunjukkan animo masyarakat terhadap turnamen cukup menggembirakan.
Teddy menyebut tingginya concurrent viewer dan jumlah viewer menjadi indikator meningkatnya perhatian publik. Ia berharap kondisi tersebut menjadi dorongan bagi pemain muda untuk terus berkontribusi dalam perkembangan sepak bola putri Indonesia.
“Ini suatu pertanda yang sangat baik bagi sepak bola putri di Indonesia,” ujar Teddy. Ia menilai perhatian publik tersebut menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola putri kelompok usia U-16.
Anggota Exco PSSI Vivin Cahyani Sungkono juga mengapresiasi keterlibatan RANS Entertainment dalam penyiaran turnamen. Menurut dia, siaran digital membantu masyarakat mengikuti pertandingan sepak bola putri muda secara lebih luas.
Vivin mengungkapkan jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan secara bersamaan melalui kanal digital terbilang tinggi. Rata-rata concurrent viewer disebut telah berada di atas 100.000 penonton.
Jumlah tersebut bahkan meningkat ketika tim Indonesia bertanding di Srikandi Merdeka Cup. Vivin menyebut angka penonton pertandingan Indonesia dapat mencapai lebih dari 150.000 concurrent viewer.
Meski pertandingan negara lain juga tetap menarik perhatian penonton, kompetisi ini menunjukkan adanya minat terhadap sepak bola putri usia muda. Dukungan siaran digital pun diharapkan terus memperbesar panggung bagi para pemain putri untuk berkembang dan berprestasi.