x

Kendaraan Listrik Mulai Kuasai Pasar Otomotif, DPR Minta Industri Diperkuat

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 19:40 23 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia, menyambut baik perkembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia. Menurutnya, perkembangan kendaraan listrik berpotensi menjadi salah satu solusi efektif untuk mendorong dekarbonisasi di sektor transportasi.

Selain berdampak positif terhadap lingkungan, kendaraan listrik juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, terutama melalui penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dari sisi lingkungan, kendaraan listrik tidak menghasilkan gas buang pada saat dioperasikan. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan terutama berasal dari proses pembuatan komponen kendaraan dan sumber listrik yang digunakan,” kata Chusnunia pada Kamis (20/8/2026).

“Karena itu, kita berharap produksi kendaraan listrik nasional terus meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas, agar masyarakat semakin terdorong untuk beralih ke kendaraan listrik. Apalagi, Indonesia memiliki pasar yang besar,” lanjutnya.

Ia juga meminta pemerintah memberikan berbagai kemudahan bagi pengembangan produksi kendaraan listrik nasional secara massal.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar industri kendaraan listrik dalam negeri mampu bersaing dengan merek-merek dari luar negeri, baik dari sisi harga maupun teknologi.

Chusnunia menilai, dukungan kebijakan yang dapat memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik akan memberikan sinyal positif kepada seluruh ekosistem industri, mulai dari produsen dan konsumen kendaraan hingga pelaku usaha yang membangun infrastruktur pendukung.

“Data menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin menggeliat. Pertumbuhan penjualan pada semester I-2026 menunjukkan bahwa mobil elektrifikasi bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan mulai mengambil porsi yang semakin besar dalam pasar otomotif nasional,” ungkapnya.

Perkembangan tersebut juga sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat industri kendaraan listrik nasional.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA di Cikarang, Bekasi.

Peluncuran tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan mobilitas yang semakin terjangkau dan berkualitas, sekaligus memperkuat industri, teknologi, ketahanan energi, serta peningkatan nilai tambah nasional.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 468.231 unit hingga sekitar April 2026.

Dari jumlah tersebut, kendaraan listrik roda dua menjadi kelompok terbesar dengan 242.909 unit. Sementara itu, kendaraan listrik roda empat penumpang tercatat sebanyak 223.100 unit.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor