x

Mantan Waka BGN Ungkap Nanik Kerap Catut Nama Prabowo dalam Pengadaan

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 17:20 39 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkap sejumlah informasi mengenai dinamika internal lembaga dalam sidang praperadilan. Ia menyebut mantan Kepala BGN Nanik S Deyang memiliki unit dapur pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lodewyk menyampaikan keterangan tersebut dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Ia hadir secara daring dalam persidangan tersebut.

Menurut Lodewyk, Nanik beberapa kali menghubunginya ketika masih berada di lingkungan BGN. Ia menyebut Nanik dalam komunikasi tersebut kerap membawa nama Presiden Prabowo Subianto.

“Dia gunakan itu namanya Pak Presiden,” kata Lodewyk dalam persidangan. Ia juga menyebut Nanik pernah menyampaikan bahwa pihak tertentu merupakan teman Presiden.

Lodewyk mengatakan informasi tersebut perlu disampaikan secara terbuka dalam persidangan. Ia berharap dinamika internal BGN dapat diketahui dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

“Saya harus bicara apa adanya di sini sehingga jelas ya,” tegas Lodewyk. Keterangan itu disampaikannya saat memaparkan kondisi internal BGN.

Lodewyk kemudian menjelaskan struktur pimpinan BGN ketika Dadan Hindayana menjabat sebagai kepala lembaga. Menurut dia, terdapat tiga wakil kepala dengan pembagian bidang yang berbeda.

Lodewyk menyebut dirinya menangani bidang organisasi dan hubungan antar lembaga. Sementara Sony Sonjaya menangani operasional dan Nanik bertanggung jawab pada bidang investasi.

“Saya ditunjuk oleh Pak Dadan sebagai Waka BGN bidang organisasi dan hubungan antar lembaga,” ujar Lodewyk. Ia mengatakan ketiga wakil kepala tersebut membantu Dadan dalam menjalankan tugas di BGN.

Dalam persidangan yang sama, Lodewyk membantah tudingan mengenai intervensi terhadap pengadaan barang dan jasa di BGN. Ia menyatakan jabatan wakil kepala tidak memberikan kewenangan untuk melakukan intervensi pengadaan.

Lodewyk mengatakan dirinya tidak pernah diundang dalam rapat pengadaan. Ia juga menyebut tidak pernah mengikuti pembahasan pengadaan barang dan jasa di BGN.

“Saya tidak pernah ikut dalam rapat pengadaan,” ujar Lodewyk. Ia menyebut hanya pernah sekali memimpin rapat yang berkaitan dengan pengadaan teknologi informasi.

Rapat tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Pertanian. Pembahasannya berkaitan dengan perangkat teknologi informasi yang akan diserahkan kepada Perum Gizi.

Lodewyk menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam pembahasan tersebut. Ia menyebut rapat itu hanya membahas perangkat IT yang akan diserahkan kepada Perum Gizi.

Keterangan Lodewyk disampaikan dalam proses praperadilan yang turut mengungkap dinamika internal BGN. Pernyataannya mengenai dapur MBG, struktur pimpinan, dan pengadaan menjadi bagian dari keterangan yang disampaikan di hadapan majelis hakim.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor