x

Gempa M5,7 Kembali Guncang Flores, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada dan Tidak Panik

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 12:22 32 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 5,7 kembali mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (20/8/2026) pagi.

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 09.47 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada di koordinat 8,33 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,64 derajat Bujur Timur (BT).

Lokasi gempa berada di darat, sekitar 36 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Gempa memiliki kedalaman 10 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

“Gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust,” demikian keterangan BMKG.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan turun geser atau normal-oblique.

Adapun getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda.

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah yang merasakan guncangan paling kuat, yakni mencapai V-VI MMI. Sementara itu, gempa dirasakan dengan intensitas V MMI di Kabupaten Nagekeo dan Ende.

Guncangan juga dirasakan di Kabupaten Manggarai Barat, Sumba Timur, dan Sikka dengan intensitas III-IV MMI.

BMKG juga mencatat adanya potensi kerusakan ringan, seperti plester dinding yang jatuh.

Bagian dari Rangkaian Gempa Susulan M7,7

Gempa M5,7 ini bukanlah gempa yang berdiri sendiri. BMKG menyebutnya sebagai bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa besar M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB.

Hingga Kamis (20/8) pukul 08.00 WIB, BMKG mencatat sudah terjadi 3.489 aktivitas gempa bumi susulan. Dari ribuan gempa tersebut, gempa susulan terbesar tercatat mencapai M6,2.

Dengan masih berlangsungnya aktivitas gempa susulan, BMKG meminta masyarakat tetap waspada namun tidak panik.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG mengimbau masyarakat memastikan setiap informasi mengenai gempa dan tsunami hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor