x

Kemenperin Kembangkan IKM Unggulan di Kawasan Transmigrasi

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Jul 2026 09:12 28 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) di kawasan transmigrasi dengan mengembangkan wirausaha baru berbasis potensi unggulan daerah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan wirausaha baru di sektor industri menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan transmigrasi.

“Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas masyarakat, kami ingin melahirkan pelaku industri baru yang mampu mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai tambah serta menciptakan lapangan kerja di wilayahnya,” ujar Menperin dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Wirausaha Baru Industri Pangan Olahan Ikan yang digelar di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 27–30 Juli 2026.

Program ini menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, sekaligus hasil kolaborasi Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Transmigrasi.

Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan Program Sinergi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Kawasan Pesisir (SiTaskin Pesisir) di Kota Batam yang diluncurkan pada 7 Juli 2026.

Agus menjelaskan, bimbingan teknis tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi hasil perikanan di Kawasan Barelang melalui peningkatan kompetensi calon pelaku usaha. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai kewirausahaan, manajemen usaha, pembiayaan, pemasaran digital, hingga praktik pengolahan ikan.

“Kami berharap para peserta tidak hanya mampu memulai usaha, tetapi juga mengembangkannya menjadi unit bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan lokal sekaligus memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat,” jelas Agus.

Menurut Menperin, IKM menempati posisi strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan karena mampu menyerap tenaga kerja, membuka lebih banyak kesempatan berusaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pengentasan kemiskinan. Karena itu, penguatan kapasitas IKM menjadi langkah penting agar mampu tumbuh secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengungkapkan, kerja sama pengembangan IKM di kawasan transmigrasi meliputi pertukaran data dan informasi, penumbuhan wirausaha baru industri, serta penerapan teknologi untuk hilirisasi produk unggulan. Kolaborasi tersebut juga mencakup penyediaan mesin dan peralatan, pembinaan standar mutu, penguatan kelembagaan sentra IKM, dan promosi produk unggulan daerah.

“Rencana kerja ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem industri nasional yang inklusif, produktif, dan berdaya saing melalui pengembangan kawasan transmigrasi,” ujar Reni.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen IKMA Yedi Sabaryadi menyebut kegiatan tersebut diikuti oleh 25 calon wirausaha baru. Mayoritas peserta berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 1–4 di Kawasan Transmigrasi Barelang.

“Kami berharap para peserta semakin termotivasi untuk membangun usaha berbasis potensi perikanan lokal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi,” ujar Yedi.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
5 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor