x

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Pastikan Defisit APBN di Bawah 3 Persen

waktu baca 2 menit
Selasa, 15 Sep 2026 09:13 73 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara, menegaskan pemerintah akan terus menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Ia juga memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah.

Hal itu disampaikan Suahasil usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2024-2029, di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan agar pengelolaan keuangan negara tetap sehat dan kredibel.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” kata Suahasil.

Menurutnya, APBN harus mampu membiayai program-program prioritas pemerintah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” ujar Suahasil.

Suahasil menambahkan, Kementerian Keuangan akan terus menjadikan APBN sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Ia juga memastikan pemerintah akan menjaga defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Tekankan Pentingnya Komunikasi Publik

Suahasil juga turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang kredibel dalam pengelolaan keuangan negara.

Menurutnya, kepercayaan terhadap APBN tidak hanya dibangun melalui kebijakan fiskal yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten dan dapat dipercaya.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi anggaran, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata berarti melakukan pemotongan belanja. Efisiensi, kata dia, harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

56 minutes ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor