x

TNI AU Perkuat Pesawat Angkut Baru Buatan Dalam Negeri

waktu baca 3 menit
Sabtu, 1 Agu 2026 13:40 35 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – TNI Angkatan Udara menerima satu unit pesawat angkut NC-212i baru buatan PT Dirgantara Indonesia dengan nomor ekor A-211.

Berdasarkan siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Sabtu, pesawat tersebut telah tiba di markas TNI AU pada Kamis (30/1).

“Pesawat itu tiba di Skadron Udara 4, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, untuk memperkuat Grup 1 Angkut melalui Skadron Udara 4,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam siaran pers tersebut.

Nyoman menjelaskan pesawat itu merupakan hasil kerja sama pengadaan alat utama sistem senjata antara Kementerian Pertahanan dan PT DI.

Dalam siaran pers tersebut, Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma menyampaikan bahwa penerimaan pesawat baru menjadi bagian dari upaya TNI AU memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista). Peningkatan kualitas alutsista diyakini turut memperkuat kemampuan pertahanan udara Indonesia.

“Dengan bertambahnya kekuatan pesawat angkut, kesiapan operasional satuan akan semakin meningkat untuk menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia Dena Hendriana mengatakan pesawat rakitan dalam negeri dengan konfigurasi khusus Troop Transport, Rainmaking & Camera itu diterbangkan secara langsung (ferry flight) dari Delivery Center PTDI di Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis.

“Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan ferry flight. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk men-deliver pesanan dari Kemenhan RI. Ini merupakan unit ke-8 dari 9 yang di-order. Insyaallah ini akan memperkuat kekuatan TNI AU yang bermarkas di Malang dan menjadi sesuatu untuk bisa mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia,” ujar Dena di Bandung, Kamis (30/7).

Dena menerangkan pesawat bernomor ekor AX-2135 tersebut dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengangkut pasukan, melakukan penyemaian awan atau operasi modifikasi cuaca, hingga pemetaan foto udara.

Pesawat itu menggunakan baling-baling MTV-27 bersertifikasi EASA yang dipadukan dengan mesin Honeywell TPE331. Kombinasi tersebut memberikan sejumlah keunggulan performa, seperti tingkat getaran dan kebisingan lebih rendah, stabilitas ketika terbang dengan satu mesin di ketinggian, serta proses menghidupkan mesin yang lebih halus.

Dena Hendriana menegaskan pengiriman pesawat tersebut menjadi bagian dari komitmen PTDI untuk menyelesaikan kontrak pengadaan sembilan unit NC-212i dengan Kementerian Pertahanan.

Satu unit terakhir dari kontrak pengadaan sembilan pesawat itu dijadwalkan selesai dan dikirim pada Oktober 2027.

Pilot in Command Ferry Letkol Pnb Andika Ardyagana yang menerbangkan pesawat bersama Copilot Kapten Irvan Fajar turut mengonfirmasi keandalan performa pesawat tersebut setelah lulus sertifikasi Flight Acceptance Certificate pada 9 Juli 2026.

“Untuk performa pesawat, kemarin kami melaksanakan pengembangan. Alhamdulillah, dapat mencapai kemampuan maksimumnya sehingga nanti setelah pelaksanaan ferry flight, kemudian dilaksanakan penerimaan oleh Kemenhan maupun oleh TNI AU. Harapan kami, pesawat ini akan menambah kekuatan TNI AU untuk menjaga kedaulatan RI,” ujar Andika.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 days ago
5 days ago
7 days ago
1 week ago
2 weeks ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor