x

PERBASI Gandeng THRIX Susun Peta Jalan Pengembangan Basket 3×3 Menuju Olimpiade

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 10:22 49 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — DPP PERBASI menggandeng CEO sekaligus Co-Founder THRIX, Nicolas Widmer, untuk memperkuat pengembangan bola basket 3×3 di Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tim nasional di level internasional.

THRIX merupakan agensi bola basket 3×3 yang dipercaya FIBA dalam pengembangan cabang tersebut di berbagai negara. Nicolas Widmer ditunjuk sebagai penasihat dalam penyusunan strategi pengembangan basket 3×3 Indonesia.

Ketua Badan 3×3 DPP PERBASI Santiyani Lestari mengatakan kolaborasi itu menjadi bagian dari perencanaan strategis organisasi. Menurutnya, pendampingan dari THRIX diharapkan mempercepat pengembangan basket 3×3 nasional.

“Kerja sama dengan THRIX dan menempatkan Nico sebagai penasehat adalah langkah kami dalam melakukan perencanaan strategis pengembangan bola basket 3×3 di Indonesia,” kata Santiyani Lestari, dikutip dari Perbasi, Jumat (7/8/2026).

Sebagai langkah awal, PERBASI menggelar workshop di Kantor DPP PERBASI, GBK Arena, Jakarta, pada 4-5 Agustus 2026. Kegiatan itu membahas arah pengembangan basket 3×3 Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Workshop diawali dengan pemetaan kondisi basket 3×3 nasional. Peserta juga membahas perkembangan basket 3×3 di tingkat global untuk menentukan strategi yang tepat.

Menurut Santiyani, hasil diskusi selama dua hari memberikan gambaran mengenai langkah yang harus ditempuh Badan 3×3 DPP PERBASI. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas tim nasional agar mampu bersaing di level internasional.

Selain peningkatan prestasi, pembahasan juga mencakup peluang Indonesia menuju Olimpiade. Strategi yang disusun mempertimbangkan jalur kualifikasi maupun pengumpulan poin internasional.

“Bagaimana cara menuju Olimpiade baik itu melalui babak kualifikasi ataupun melalui poin. Semua sudah terang benderang sekaligus bagaimana membangun tim yang kuat agar bisa bersaing di level tertinggi bola basket 3×3 dunia,” ujar Santiyani.

Nicolas Widmer menilai langkah yang dilakukan PERBASI sudah berada di jalur yang tepat. Ia mengatakan tahap berikutnya adalah menyusun strategi agar Indonesia mampu meraih hasil di level internasional.

“Kini bagaimana mencari cara untuk sukses di level internasional. Kami bersama-sama menyusun strategi bagaimana mengembangkan bola basket 3×3 tiga tahun ke depan,” kata Nicolas.

Ia menambahkan pengembangan jumlah pemain menjadi salah satu fokus utama dalam strategi tersebut. Menurutnya, ketersediaan pool pemain yang lebih besar akan mendukung target Indonesia di kompetisi internasional.

Workshop tersebut juga dihadiri Kepala Program BTN 3×3 Derry Primasta, perwakilan BTN Jeremy Immanuel Santoso, Wakil Ketua Umum Bidang SDM Christopher Tanuwidjaja, Manajer Timnas 3×3 Putra Bastian Arif, serta Manajer FIBA Indonesia Rufiana.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

32 minutes ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
4 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor