x

Pemerintah Dorong Talenta Siber Masuk Gig Economy Global

waktu baca 4 menit
Jumat, 17 Apr 2026 15:32 30 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif meluncurkan pelatihan Cyber-Gig yang terintegrasi dengan Cyber Breaker Competition Season 3 di Jakarta Creative Hub sebagai langkah strategis membangun talenta siber.

Program ini diarahkan untuk menciptakan sumber daya digital yang kompetitif dan siap masuk ke pasar kerja global berbasis gig economy.

Pelatihan Cyber-Gig menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem keamanan siber nasional. Inisiatif ini juga membuka akses generasi muda terhadap peluang kerja fleksibel berbasis keterampilan digital.

“Pelatihan Cyber-Gig: Building Cyber Talent Ecosystem yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian integral dari rangkaian Cyber Breaker Competition Season 3.

Pelatihan ini dirancang sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem talenta siber yang kuat, berkelanjutan, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Muhammad Neil El Himam.

Program ini mengusung semangat #WinAtEveryLevel dan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, kegiatan ini didukung oleh berbagai mitra strategis dari sektor industri. Satria Siber Nusantara menjadi sponsor utama, dengan dukungan dari Peris.ai dan RRQ sebagai penyelenggara.

Kolaborasi ini hadir sebagai respons atas tantangan generasi muda di era digital. Berdasarkan Indonesia Millennial & Gen Z Report 2026, mayoritas Gen Z menginginkan pekerjaan fleksibel namun masih menghadapi tekanan ekonomi.

Sebanyak 84 persen Gen Z menginginkan pekerjaan yang selaras dengan nilai pribadi. Sementara itu, 64 persen lainnya masih mengalami tekanan finansial yang mendorong perlunya solusi berbasis keterampilan.

“Teman-teman adalah digital native yang punya akses luas terhadap informasi. Tantangannya adalah bagaimana skill itu bisa menghasilkan, termasuk melalui remote job. Karena itu, Kementerian Ekraf bersama Peris.ai, RRQ, Satria Siber Nusantara (SSN), dan Pemda DKI Jakarta mendorong lahirnya talenta siber yang siap masuk ke ekosistem gig economy,” ujar Dandy Yudha Feryawan.

Pelatihan Cyber-Gig dibagi menjadi dua kategori kelas. Kelas entry level diikuti oleh sekitar 35 peserta dari 17 SMK di Jakarta, sementara kelas expert diikuti sekitar 50 peserta.

Materi pelatihan mencakup pengenalan karier hingga pelatihan lanjutan seperti Cyber Defense Lab. Peserta juga dibekali strategi pengembangan karier dan pemanfaatan skill untuk menjadi pekerja lepas di bidang siber.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber profesional di bidangnya. Mereka adalah Muhammad Zaid Ghifari dan Bagas Mukti Wibowo.

Dukungan fasilitas dari Jakarta Creative Hub turut menunjang pelaksanaan program ini. Kolaborasi dengan Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan tersedianya ruang belajar yang nyaman dan kondusif.

“Jakarta Creative Hub menjadi wadah untuk program upskilling sekaligus ruang kolaborasi bagi para pegiat kreatif, yang saat ini difokuskan pada pendidikan, khususnya di bidang cybersecurity. Ke depan, kami akan terus membuka kolaborasi di berbagai bidang. Kami sangat mendukung pemanfaatan fasilitas ini, yang dapat diakses secara gratis oleh berbagai kalangan, baik generasi muda maupun profesional yang ingin beraktivitas dan mengembangkan diri di sini,” ujar Ayu Purwati Lestari.

Sebagai kelanjutan program, peserta dapat mengikuti Cyber Breaker Competition yang kini hadir dengan format bertahap. Kompetisi ini dirancang agar peserta berkembang dari tingkat regional hingga nasional secara progresif.

“Di season ini, kompetisi dibagi bertahap mulai dari CBD Regional, CBD Nasional, hingga Promotion Day, lalu CBC League. Berbeda dari sebelumnya, peserta tidak lagi berada dalam satu level yang sama, tetapi berkembang dari regional ke nasional, sehingga tetap mendapatkan pengakuan di setiap tahap dan terdorong untuk terus naik level,” jelas Reza Dhio Pratama.

Program ini juga mendapat tanggapan positif dari peserta. Salah satu peserta kelas expert, Haikal, menilai materi yang diberikan relevan dan membuka wawasan baru.

“Secara keseluruhan acaranya sangat menarik dan materinya cukup mendalam, bahkan untuk peserta yang masih baru belajar. Saya juga mendapatkan insight baru, terutama dari sesi tentang tips karier di bidang bug bounty. Ke depan, mungkin bisa ditambahkan materi terkait red team dan blue team agar peserta bisa memahami peran penyerang dan bertahan dalam dunia keamanan siber,” ujar Haikal.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
11 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x