x

Momen Haru Paskibraka Nasional, Saat Pengabdian Bertemu Impian di Istana Merdeka

waktu baca 3 menit
Selasa, 18 Agu 2026 09:42 32 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Di balik langkah tegap, gerakan yang serempak, dan berkibarnya Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, tersimpan cerita tentang perjuangan, doa, haru, dan kebanggaan.

Bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), menjalankan tugas negara bukan sekadar seremoni.

Momen tersebut menjadi pengalaman yang akan dikenang sepanjang hidup. Salah satunya dirasakan Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka asal Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih, Maharazthu dipercaya sebagai pengerek bendera dalam Kelompok 8.

Bagi Maharazthu, dipercaya berada di posisi tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mengharukan.

“Perasaan saya tentu saja bahagia, bahagia terharu karena bisa sampai ke Pasukan 8, yaitu pengerek bendera. Semua impian laki-laki yang Paskibraka pasti ingin jadi Kelompok 8,” tuturnya.

Cerita serupa disampaikan Atanasius Meyllano Frans Yogar, Paskibraka asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia dipercaya menjadi Komandan Kelompok 8 dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Atanasius mengaku tidak pernah menyangka dapat mencapai posisi tersebut. Sejak mengikuti seleksi, ia memilih menjalaninya dengan penuh keyakinan dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

“Ikut saja seleksi, mau sampai mana Tuhan kasih, pasti bersyukur dan menjalankan tugas yang baik,” ujarnya.

Menurut Atanasius, keberhasilannya menjalankan tugas tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada orang-orang terdekat yang selama ini memberikan kekuatan.

Terlebih, pada saat yang sama, masyarakat NTT tengah menghadapi musibah gempa.

“Untuk Bapak, Mama, saudara semua yang ada di NTT, yang sekarang terjadi bencana. Atanasius dari sini dan teman-teman turut berdoa dan mengucapkan turut berduka cita yang sebesar-besarnya karena terjadi gempa yang sangat besar di sana,” ucapnya dengan haru.

Kebanggaan juga dirasakan Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Provinsi Papua. Dalam prosesi penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih, Neeltje dipercaya sebagai pembawa baki.

Bagi Neeltje, pengalaman tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti Paskibraka.

“Tentunya saya bahagia sekali dan tidak expect sekali karena ini pertama kali saya mengikuti Paskibra, bisa lulus tingkat nasional, bisa menjadi pembawa baki dan bisa membawa nama baik Provinsi Papua,” kata Neeltje.

Menjadi bagian dari Paskibraka tingkat nasional, terlebih dipercaya menjalankan peran penting dalam upacara di Istana Merdeka, menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.

Di balik keberhasilan para Paskibraka menjalankan tugas, terdapat peran para pembina dan komandan yang mendampingi mereka selama masa persiapan.

Salah satunya Kapten Pnb Bagus Setianto, Komandan Kompi pada Upacara Penurunan Bendera. Selama mendampingi para Paskibraka, disiplin dan keseriusan dalam latihan berjalan beriringan dengan kedekatan antara pembina dan peserta.

“Selama latihan, tentunya banyak cerita. Kami latihan mulai dari pagi sampai sore, menjelang malam hari terkadang. Di situ banyak cerita yang kita laksanakan. Selain tentunya kita juga harus dengan serius, tapi banyak canda tawa terhadap adik-adik,” kata Kapten Bagus.

Menurut dia, kedekatan tersebut diperlukan agar para Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Kita juga harus mendekatkan diri tentunya kepada adik-adik biar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman, lancar,” ujarnya.

Kini, setelah seluruh rangkaian tugas ditunaikan, pengalaman para Paskibraka dan pembina menyisakan lebih dari sekadar keberhasilan sebuah prosesi.

Ada kebanggaan karena telah menjalankan amanah untuk mengibarkan dan menurunkan simbol negara. Ada pula doa untuk keluarga dan daerah asal yang menyertai setiap langkah mereka.

Bagi para Paskibraka, pengalaman di Istana Merdeka pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI itu menjadi bagian dari perjalanan yang akan mereka bawa ke masa depan—sebagai kenangan, sekaligus bekal untuk menjalankan pengabdian berikutnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
24 hours ago
2 days ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor