x

Video Dugaan Pesta Narkoba di Rutan Depok Beredar, 22 Napi dan 2 Petugas Diperiksa

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 3 menit
Senin, 5 Okt 2026 12:00 27

TODAYNEWS.ID — Rutan Depok menyelidiki video yang memperlihatkan sekelompok pria berjoget dan diduga mengonsumsi narkoba di sebuah ruangan. Sebanyak 22 warga binaan dan dua petugas diperiksa untuk mengungkap fakta di balik video tersebut.

Kepala Rutan Depok Ario Galih Maduseno mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap warga binaan yang berada di kamar terkait. Dari 22 warga binaan tersebut, pihak rutan masih mendalami keterlibatan sekitar tiga hingga empat orang.

“Kalau kita pemeriksaan di kamar itu ada kurang lebih 22 warga binaan dan yang kami dalami lagi ada sekitar 3 sampai 4 orang,” ujar Ario kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Selain warga binaan, Rutan Depok turut memeriksa dua petugas terkait dugaan pelanggaran tersebut. Ario menyebut kedua petugas itu merupakan pegawai Rutan Depok.

Dua petugas tersebut berasal dari jajaran satuan pengamanan dan staf bimbingan kerja. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan petugas dalam peristiwa yang sedang diselidiki.

“Untuk sementara ini 2 orang (diperiksa),” tuturnya.

Rutan Depok juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Laporan itu berkaitan dengan dugaan adanya petugas yang membantu memfasilitasi pelanggaran sebagaimana informasi yang beredar.

“Langkah-langkah penanganan sudah secara tepat kami lakukan. Termasuk langkah pelaporan ke pihak kepolisian terkait dugaan adanya petugas membantu memfasilitasi pelanggaran seperti yang dilaporkan atau yang ramai beredar,” jelasnya.

Selain kepolisian, Rutan Depok melaporkan kasus tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pelaporan dilakukan untuk mendapatkan arahan serta menentukan langkah penanganan berikutnya.

“Kami juga melaporkan kepada kepala kantor wilayah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendapatkan arahan dan langkah penanganan,” tambahnya.

Pemeriksaan selanjutnya akan melibatkan tim gabungan dari Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Ditjenpas, dan Rutan Depok. Tim tersebut akan mengurai fakta sebelum menentukan langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ario mengatakan Rutan Depok berkomitmen menjalankan proses pemeriksaan secara transparan dan responsif. Pihak yang nantinya terbukti terlibat pelanggaran akan dikenai sanksi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Kami juga berjanji untuk transparan dan responsif, siapa pun yang terbukti terlibat melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dan kami Rutan Depok berkomitmen perang terhadap peredaran gelap narkoba,” tutupnya.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah pria berada di dalam sebuah ruangan. Salah satu pria tampak memegang botol yang dalam narasi video disebut sebagai alat pengisap sabu atau bong.

Dalam video tersebut, sejumlah pria juga terlihat berjoget dengan iringan musik yang terdengar keras. Narasi yang menyertai video menyebut lokasi kejadian berada di Lapas Depok.

Rutan Depok kini masih mendalami peristiwa tersebut melalui pemeriksaan terhadap warga binaan dan petugas. Hasil pemeriksaan gabungan akan menjadi dasar untuk menentukan fakta serta tindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar.

 

Editor: Aziz Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor