027A0050 TODAYNEWS.ID — Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tidak mempermasalahkan kehadiran jajaran pelatih Vietnam yang memantau langsung pertandingan melawan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Menurutnya, tim yang tampil pada FIFA Match Day belum tentu menjadi skuad yang digunakan pada Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia baru saja menutup agenda FIFA Match Day Juni 2026 dengan hasil sempurna. Skuad Garuda sukses mengalahkan Oman 3-0 dan kemudian menundukkan Mozambik dengan skor 1-0.
Pada laga melawan Mozambik, sejumlah staf pelatih Vietnam terlihat hadir di tribun Stadion Gelora Bung Karno. Kehadiran mereka diduga untuk memantau kekuatan Indonesia yang berpotensi menjadi salah satu pesaing di Piala AFF 2026.
Meski demikian, Herdman tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap aktivitas pemantauan tersebut. Ia menilai hal itu merupakan bagian yang wajar dalam persaingan sepak bola internasional.
Menurut Herdman, setiap tim memiliki cara masing-masing untuk mengumpulkan informasi mengenai calon lawan. Vietnam pun dinilainya hanya menjalankan proses pemantauan yang biasa dilakukan menjelang turnamen.
“Pelatih Vietnam ya, dia akan terus melakukan beberapa pemantauan,” ujar John Herdman usai laga, Selasa (9/6/2026).
Herdman menegaskan bahwa Vietnam tidak akan mendapatkan gambaran utuh mengenai kekuatan Indonesia untuk Piala AFF 2026 hanya dari pertandingan FIFA Match Day. Ia mengisyaratkan adanya perubahan dalam komposisi pemain maupun pendekatan permainan.
Pelatih asal Inggris itu menyebut tim yang tampil pada ajang AFF kemungkinan akan berbeda dari skuad yang dimainkan saat menghadapi Oman dan Mozambik. Selain itu, strategi yang diterapkan juga dipastikan mengalami penyesuaian.
“Saya tidak yakin itu adalah tim yang akan bermain di AFF, dan akan menjadi gaya permainan yang berbeda dan formasi yang berbeda, dan pendekatan yang berbeda, yang telah kami kerjakan pada Mei,” tambahnya.
Herdman menjelaskan bahwa karakter kompetisi AFF memiliki tantangan tersendiri dibanding agenda FIFA Match Day. Karena itu, tim pelatih terus menyiapkan berbagai opsi untuk menghadapi kebutuhan berbeda di setiap turnamen.
Ia juga menyoroti perbedaan situasi pada jeda internasional bulan Juni yang memungkinkan sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Eropa bergabung dengan tim nasional. Kondisi tersebut memberikan variasi pilihan pemain yang lebih luas.
Menurut Herdman, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk melihat kemampuan para pemain dalam level pertandingan internasional. Evaluasi itu akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan komposisi tim pada agenda berikutnya.
“Sekali lagi, jeda Juni berbeda ketika Anda memiliki pemain yang berbasis di Eropa. AFF akan sedikit berbeda juga, jadi mudah-mudahan Anda mendapatkan kesempatan untuk melihat beberapa pemain,” jelasnya.
Dengan dua kemenangan beruntun pada FIFA Match Day, Timnas Indonesia memperoleh modal positif menjelang agenda selanjutnya. Namun, Herdman memberi sinyal bahwa wajah Garuda di Piala AFF 2026 berpotensi berbeda, baik dari segi pemain, formasi, maupun pendekatan taktik yang digunakan.