x

I.League Siapkan Insentif untuk Klub yang Mainkan Talenta Muda

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 11:41 14 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — I.League menghapus kewajiban memainkan pemain U-23 pada kompetisi Super League 2026/2027. Meski begitu, operator kompetisi tetap mendorong klub untuk memberi kesempatan kepada pemain muda.

Pada musim 2025/2026, klub wajib menurunkan minimal satu pemain lokal U-23 sebagai starter. Pemain tersebut juga harus bermain sekurang-kurangnya 45 menit dalam pertandingan.

Regulasi tersebut tidak lagi berlaku pada musim baru. I.League menyebut penghapusan aturan itu telah masuk dalam rencana jangka panjang kompetisi.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus membenarkan perubahan tersebut. “Pemain U-23 memang kami hapuskan,” ujar Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

I.League tidak sepenuhnya meninggalkan kebijakan pengembangan pemain muda. Operator kompetisi justru menyiapkan skema insentif finansial bagi klub yang memberikan menit bermain kepada pemain muda.

Besaran insentif akan mengikuti usia pemain yang dimainkan klub. Semakin muda pemain yang mendapat kesempatan bermain, semakin besar insentif yang diberikan.

“Penggantinya akan diberikan insentif yang lebih besar bagi klub-klub yang menggunakan pemain dengan menit bermain secara gradual,” kata Ferry, Rabu (26/8/2026). Skema tersebut diharapkan mendorong klub secara sukarela memainkan talenta muda.

I.League mempertimbangkan perubahan tren sepak bola dunia dalam kebijakan tersebut. Ferry menilai usia emas pemain kini berkembang lebih cepat dibandingkan sekitar satu dekade lalu.

Ferry kemudian menjadikan Lamine Yamal sebagai salah satu contoh perkembangan pemain muda di level tertinggi. Pemain Barcelona dan Timnas Spanyol itu menjalani debut profesional pada usia 15 tahun 9 bulan.

“Kami ingin punya Yamal-Yamal yang lain juga,” ujar Ferry. Ia menegaskan besaran insentif akan semakin besar ketika klub memainkan pemain dengan usia yang lebih muda.

Yamal kini telah berusia 19 tahun dan mencatatkan 152 penampilan bersama Barcelona. Ia juga telah menyumbangkan 49 gol dan 15 assist untuk klub tersebut.

Di level tim nasional senior, Yamal telah mengoleksi 33 penampilan bersama Spanyol. Ia juga tercatat meraih gelar Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia 2026.

Melalui skema baru tersebut, I.League berharap klub lebih berani mengorbitkan pemain muda. Klub tidak lagi terikat kewajiban formal, tetapi mendapat dorongan melalui insentif finansial.

Kebijakan tersebut membuat pengembangan pemain muda tetap menjadi perhatian I.League pada musim 2026/2027. Bedanya, kesempatan bermain U-23 kini didorong melalui insentif, bukan kewajiban regulasi.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor