x

Gagal Penuhi Lisensi Klub, Tim Super League Bisa Kehilangan 14 Poin

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 12:23 13 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — PT Liga Indonesia Baru memperketat penerapan lisensi klub untuk kompetisi musim 2026/2027. Klub Super League yang gagal memenuhi seluruh kriteria dapat terkena pengurangan hingga 14 poin.

Perubahan tersebut terjadi setelah LIB menambah kriteria verifikasi lisensi klub. Jumlah kriteria bertambah dari lima menjadi tujuh poin.

Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus mengatakan sanksi pengurangan poin berlaku secara berjenjang. Ketentuan tersebut diterapkan pada Super League, Championship, hingga Liga Nusantara.

Pada kompetisi Super League, setiap kriteria yang bermasalah dapat berujung pengurangan dua poin. Dengan tujuh kriteria, klub dapat kehilangan maksimal 14 poin.

“Kalau sanksi rupiah sudah enggak musim ya, kurang nendang,” kata Ferry di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Ia menilai pengurangan poin lebih efektif untuk mendisiplinkan klub.

Sanksi juga berlaku pada kompetisi kasta kedua. Klub Championship dapat menerima pengurangan satu poin untuk setiap kriteria yang bermasalah.

Dengan tujuh kriteria, klub Championship dapat kehilangan maksimal tujuh poin. Ketentuan serupa diterapkan kepada klub yang berlaga di Liga Nusantara.

Pengetatan tersebut turut menyasar persoalan administrasi dan finansial klub. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah tunggakan gaji pemain.

Sejumlah klub juga masih menghadapi sanksi pendaftaran pemain dari FIFA. PSM Makassar tercatat sebagai klub Super League yang masih terkena registration ban.

Pada kompetisi Championship, PSBS Biak masih berada dalam daftar sanksi tersebut. Sementara itu, Sriwijaya FC menjadi klub Liga Nusantara yang juga terkena registration ban.

LIB menjadikan ketentuan lisensi sebagai salah satu penyaring klub yang ingin promosi. Klub yang gagal memenuhi kriteria tidak dapat langsung naik kasta.

“Jadi minus poin tadi menjadi persyaratan penting,” ujar Ferry. Ia menegaskan klub yang tidak memenuhi persyaratan tidak bisa melakukan promosi.

LIB juga menyiapkan skenario jika klub promosi gagal memenuhi persyaratan lisensi. Jika klub pengganti juga tidak siap, operator akan mempertahankan klub yang sebelumnya terdegradasi.

“Jika klub yang mau promosi gagal, kemudian penggantinya ini juga enggak siap, maka langsung kita drop lagi ke klub yang tadinya degradasi untuk tetap bertahan,” kata Ferry. Skema tersebut menjadi bagian dari penerapan ketat lisensi klub pada musim 2026/2027.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

46 minutes ago
2 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor