x

Kapal Perang AS Mundur Lebih dari 1.000 Kilometer dari Iran

Laporan: Dhanis Iswara

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Nov 2026 22:01 2

TODAYNEWS.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim kapal perang dan sejumlah peralatan militer Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menjauh lebih dari 1.000 kilometer dari perbatasan Iran selama konflik kedua negara.

Hal itu disampaikan Kepala Kelompok Penasihat Komandan IRGC, Laksamana Muda Ali Fadavi, dalam pernyataannya seperti dilaporkan kantor berita, Tasnim, pada Jumat (6/11/2026).

Fadavi mengatakan, pasukan Iran bergerak cepat merespons setiap upaya militer AS yang mendekati wilayah perbatasan negara tersebut.

Menurutnya, kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi tekanan militer menjadi salah satu faktor yang membuat pasukan AS menjaga jarak dari kawasan tersebut.

Selain membahas perkembangan militer, Fadavi turut menyinggung tekanan ekonomi dan politik yang selama ini diberikan Washington kepada Teheran.

Dia menilai, sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS belum berhasil membuat masyarakat Iran meninggalkan tujuan nasional mereka ataupun menyerah terhadap tekanan asing.

Fadavi juga menyebut sejumlah pejabat AS telah secara terbuka mengakui kegagalan politik Washington dalam menghadapi Iran.

Sebelumnya, Pasukan AS Mundur 500 Kilometer

Pernyataan Fadavi tersebut muncul setelah Wakil Komandan IRGC, Mayor Jenderal Mostafa Izadi, sebelumnya menyampaikan bahwa pasukan AS telah menarik diri lebih dari 500 kilometer dari kawasan Teluk Persia dan Laut Oman.

Izadi menyebut penarikan tersebut terjadi karena pasukan AS khawatir terhadap kemampuan militer Iran. Dia bahkan memperkirakan jarak penarikan pasukan Washington dapat semakin bertambah seiring perkembangan situasi.

Menurut Izadi, negara-negara di kawasan mulai menyadari bahwa keberadaan militer AS tidak selalu memberikan jaminan keamanan. Sebaliknya, kehadiran pasukan asing tersebut dinilai berpotensi memperburuk situasi keamanan regional.

Dia juga menilai serangkaian konflik yang dihadapi Iran telah meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan militernya.

Pengalaman menghadapi berbagai konfrontasi, lanjut Izadi, membuat Angkatan Bersenjata Iran semakin memahami strategi dan taktik yang digunakan pihak lawan.

Editor: Azis Arriadh

LAINNYA