x

ESDM Diversifikasi Impor Pertalite, Pertamina Bakal Pasok BBM dari China dan India

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Nov 2026 19:00 77

TODAYNEWS.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang sumber impor Pertalite dari China dan India untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap satu negara pemasok.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman membenarkan PT Pertamina Patra Niaga akan mengimpor Pertalite dari kedua negara tersebut. Sebelumnya, Indonesia mengandalkan Singapura sebagai salah satu sumber impor BBM jenis tersebut.

“Iya, kan sebelumnya diimpor juga dari negara yang satu itu kan (Singapura), nah ini kita cari diversifikasi dari negara lain,” kata Laode saat ditemui di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Menurut Laode, diversifikasi dilakukan agar pasokan Pertalite tidak bergantung pada satu negara. Dengan membuka sumber pengadaan baru, pemerintah berharap ketahanan pasokan energi nasional semakin kuat.

Laode mengatakan komunikasi dengan calon negara pemasok sudah dilakukan. Namun, pemerintah masih menyiapkan sejumlah tahapan sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

“Iya sudah ada komunikasi terkait dengan itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian ESDM masih menyempurnakan peraturan menteri (permen) sebagai aturan teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Regulasi itu diperlukan untuk merinci mekanisme, tahapan, dan tata kelola impor oleh Pertamina Patra Niaga.

“Sedang kita sempurnakan permennya, ini masih membutuhkan tahapan-tahapan untuk bisa berjalan,” bebernya.

Laode menjelaskan, penyusunan peraturan menteri merupakan tindak lanjut setelah terbitnya peraturan presiden (perpres). Aturan teknis tersebut akan menjadi pedoman agar pelaksanaan diversifikasi impor berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jadi setelah perpres kan harus ada permen untuk merinci secara detail tahapannya seperti apa, mekanismenya seperti apa,” jelasnya.

Meski aturan pelaksana masih disempurnakan, kegiatan impor BBM yang berjalan saat ini tetap berlangsung menggunakan mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga terus mempersiapkan tahapan implementasi kebijakan diversifikasi pasokan.

“Sekarang masih berjalan. Sekarang kita sedang siapkan tahapan-tahapan menuju ke implementasi,” kata Laode.

Kementerian ESDM berharap penambahan sumber impor dari China dan India dapat membuat pengadaan Pertalite lebih beragam. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan keandalan pasokan dan distribusi BBM bagi masyarakat.

 

Editor: Aziz Arriadh

Tag Terkait
LAINNYA