x

Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan, CFD Jadi Ruang Edukasi Pilah Sampah dan Transportasi Publik

Laporan: Azis Arriadh

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Nov 2026 11:27 51

TODAYNEWS.ID – Kegiatan Car Free Day (CFD) di berbagai wilayah kota administrasi Jakarta menjadi ruang untuk membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah. Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Triyana menilai kegiatan tersebut memiliki peran yang lebih luas dalam menjaga lingkungan, selain membantu mengurangi polusi.

“CFD adalah momen edukasi lingkungan yang paling efektif karena masyarakat hadir dengan sukarela. Di sinilah kami menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah,” kata Triyana di Jakarta, Minggu (1/11).

Dalam gelar wicara bertajuk “Perjalanan 24 tahun Car Free Day (CFD)”, Triyana mengatakan kesadaran lingkungan masyarakat perkotaan perlu dibangun secara menyeluruh. Kampanye perlu disertai keteladanan di ruang publik, termasuk melalui kegiatan CFD.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan DKI Jakarta Renny Dwi Astuti menekankan perlunya mempercepat pengembangan transportasi publik yang terintegrasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi di Jakarta.

Menurut Renny, keterhubungan layanan MRT, LRT, Transjakarta, dan angkutan pengumpan dirancang untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara sistematis.

“Integrasi antarmoda bukan hanya soal kenyamanan, tetapi strategi jangka panjang menurunkan ketergantungan pada kendaraan pribadi. Setiap perjalanan yang beralih ke transportasi publik adalah kontribusi nyata bagi kualitas udara Jakarta,” ujar Renny.

Renny turut menyoroti layanan dan fasilitas khusus bagi lansia selama pelaksanaan CFD. Ia menilai program ramah lanjut usia tersebut mendapat sambutan positif dan berjalan efektif dalam mendukung kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“CFD harus menjadi ruang yang ramah bagi semua, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Inklusivitas adalah ukuran keberhasilan sebuah ruang publik,” tutur Renny.

Ketua Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin menilai CFD telah berkembang menjadi salah satu penggerak utama perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Peran itu terbentuk sepanjang pelaksanaannya selama lebih dari dua dekade.

Sebagai salah satu inisiator CFD, Ahmad mengatakan peralihan menuju pola mobilitas yang ramah lingkungan membutuhkan proses panjang. Menurutnya, perubahan tersebut tumbuh melalui konsistensi dan keteladanan yang dibangun selama 24 tahun pelaksanaan CFD.

Editor: Azis Arriadh

LAINNYA