x

Bapanas Usulkan Rp17,52 Triliun untuk Bantuan Beras 33,2 Juta KPM

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jul 2026 11:21 36 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengajukan anggaran sebesar Rp17,52 triliun untuk menjalankan program bantuan pangan beras bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama tiga bulan mendatang.

Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas Sarwo Edhy mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Saat ini, pemerintah sedang menyelesaikan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebelum program dijalankan.

“Masih dalam proses DIPA. Jadi kita sudah mengusulkan ABT (Anggaran Belanja Tambahan) ke Kementerian Keuangan. Yang diusulkan itu untuk bantuan pangan tiga bulan ke depan itu Rp17,52 triliun,” kata Sarwo kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Apabila proses penyelesaian DIPA rampung, program bantuan beras tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Agustus hingga Oktober 2026. Pemerintah selanjutnya dapat segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Sarwo menegaskan seluruh anggaran yang diusulkan hanya digunakan untuk bantuan beras dan tidak mencakup komoditas lainnya. Dengan demikian, alokasi tersebut sepenuhnya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat.

“Nah (anggaran) bantuan pangan sudah disetujui oleh Menteri Keuangan, hanya belum (penyaluran bantuan), masih dalam proses DIPA,” beber Sarwo.

Menurut Sarwo, anggaran Rp17,52 triliun tersebut disiapkan untuk menjangkau 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Program ini diharapkan memperkuat perlindungan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Sebelumnya, Bapanas memastikan sebanyak 997,2 ribu ton beras pada penyaluran tahap kedua telah disiapkan untuk 33,24 juta KPM. Bantuan tersebut direncanakan mulai disalurkan secara sekaligus pada Agustus 2026.

“Program prorakyat bantuan pangan yang merupakan salah satu direktif Presiden Prabowo Subianto direncanakan mulai salur secara ‘one shoot’ atau secara sekaligus pada Agustus mendatang,” kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa.

Ketut menjelaskan, total 997,2 ribu ton beras akan diberikan kepada 33,24 juta KPM. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram (kg) beras per bulan dengan alokasi selama tiga bulan.

Penyaluran tahap pertama sebelumnya telah selesai dan dinilai berjalan optimal. Karena itu, pelaksanaan tahap kedua yang difokuskan pada komoditas beras diharapkan dapat berlangsung lebih baik.

“Bantuan pangan tahap pertama kan sudah 99,7 persen. Selisih 0,3 persen yang belum, itu di wilayah Papua, lalu beberapa wilayah Sumatera dan Sulawesi. Namun secara prinsip untuk tahap pertama sudah bagus,” ucap Ketut.

Realisasi tahap pertama untuk alokasi Februari dan Maret 2026 telah menjangkau 33,14 juta KPM atau mencapai 99,7 persen. Jumlah bantuan yang tersalurkan terdiri atas 664,88 ribu ton beras dan 132,97 ribu kiloliter minyak goreng.

Jika realisasi tahap pertama sebanyak 664,88 ribu ton digabungkan dengan target tahap kedua sebesar 997,2 ribu ton, total beras yang disalurkan melalui program bantuan pangan sepanjang 2026 dapat mencapai sekitar 1,66 juta ton.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
3 days ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor