x

Pengamat: Langkah Prabowo Copot Dadan Hindayana Sudah Sangat Tepat

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Jun 2026 16:00 27 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), beserta dua wakilnya, mendapat respons positif dari pengamat politik.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai langkah tegas Kepala Negara tersebut sudah sangat tepat. Menurutnya, pencopotan ini merupakan konsekuensi logis dari serangkaian kontroversi dan lambannya penanganan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program unggulan pemerintahan saat ini.

“Memang sudah waktunya bagi Presiden Prabowo mencopot Dadan yang sejak awal menjabat sebagai Kepala BGN selalu membuat kontroversi mengenai beberapa hal, termasuk menu makanan MBG,” ujar Fernando kepada TODAYNEWS, Rabu (3/6/2026).

Fernando menambahkan, kegagalan Dadan dalam mengeksekusi program dengan cepat mengindikasikan kurangnya komitmen dalam mengawal visi besar Presiden. Program MBG yang seharusnya menjadi etalase keberhasilan pemerintah justru berjalan di tempat.

“Selain itu lambannya menyelesaikan persoalan MBG membuat Dadan memang layak dicopot karena seolah tidak ada niatan mensukseskan program unggulan Presiden Prabowo yang dipercayakan untuk ia tangani,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana kepemimpinan di BGN selama ini terkesan kurang bernyali dalam menghadapi kendala di lapangan, terutama terkait dengan pengelolaan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).

Bahkan menurut Fernando, dengan ditetapkannya Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala dinilai tidak akan menjamin bahwa lembaga tersebut akan lebih baik ke depannya dalam mengelola program MBG.

“Sebenarnya saya melihat Dadan dan Nanik tidak jauh berbeda kemampuannya untuk menjalankan dengan baik program MBG. Tidak cukup hanya dengan menangis untuk melakukan penyelesaian MBG, tetapi perlu tindakan tegas terhadap para pengelola SPPG,” ujarnya.

Kendati demikian, keputusan sudah ditetapkan oleh Presiden, maka dari itu Fernando kepada Kepala BGN yang baru untuk melaksanakan program MBG dengan sebaik-baiknya, meskipun ia merupakan kader partai besutan Prabowo.

Untuk itu, Fernando menyarankan kepada Presiden Prabowo untuk memberikan tenggat waktu (deadline) yang ketat kepada Nanik.

“Namun Presiden Prabowo sudah menentukan pilihannya, saya berharap Nanik akan bisa melaksanakan dengan baik program MBG, walaupun Nanik kader Gerindra, sebaiknya Presiden Prabowo memberikan batas waktu kepada Nanik untuk melakukan pembenahan pelaksanaan MBG,” kata Fernando.

“Jangan mempertahankan kader Gerindra yang tidak memiliki kemampuan karena hanya merusak citra pemerintahan Prabowo,” demikian Fernando menambahkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
12 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit