x

Pertamina Harus Jujur soal Kelangkaan BBM

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 13:01 42 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – PT Pertamina (Persero) harus mengungkap ke publik penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah.

Pernyataan itu disampaikan pengamat kebijakan publik, Fernando Emas kepada TODAYNEWS, Jumat (17/7/2026).

“Pertamina juga harus jujur mengungkapkan kenapa terjadi kelangkaan BBM di sejumlah daerah,” katanya.

Ia juga menyarankan kepada pemerintah untuk mengubah skema pemberian subsidi BBM.

Menurutnya, pemberian subsidi sebaiknya diberikan kepada pengguna sepeda motor.

“Kalau memang pemerintah sudah kehabisan anggaran untuk menyediakan BBM jenis pertalite, sebaiknya segera rubah skema penerima BBM subsidi yaitu hanya pengguna kendaraan sepeda motor,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kepastian ini disampaikan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait antrean panjang di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam sepekan terakhir.

Hal itu disampaikan Bambang dalam konferensi pers di ruang rapat Komisi XII DPR usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala BPH Migas Dan Dirut PT. Pertamina Patra Niaga, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Bambang mengungkapkan, berdasarkan laporan Pertamina Patra Niaga, seluruh depo BBM di Indonesia memiliki stok yang sangat mencukupi.

“Dapat kami sampaikan bahwa kami mendapat laporan dari Pertamina Patra Niaga bahwa stok BBM dari berbagai macam produk itu jumlahnya cukup, sangat mencukupi, di depo masing-masing. Di seluruh depo yang ada di Indonesia, semuanya mencukupi,” kata Bambang.

Sedangkan terkait adanya fenomena antrinan panjang di sejumlah SPBU di berbagai wilayah dalam kurun waktu 1 pekan terakhir, Bambang menjelaskan hal itu dikarenakan adanya pergeseran pola konsumen oleh masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM non-subsidi, kini beralih menggunakan BBM bersubsidi.

“Nah, kami bertanya terkait dengan kenapa ada antrian di dalam satu minggu terakhir ini, terjadi di berbagai tempat di SPBU-SPBU di kota-kota yang ada di Indonesia,” ucap Bambang.

“Dijelaskan bahwa terkait dengan antrian tersebut, mungkin disebabkan antara lain karena pertama, adanya shifting daripada masyarakat yang tadinya menggunakan produk-produk BBM spesifikasi tinggi, non subsidi, kemudian beralih kepada BBM subsidi,” kata Bambang menambahkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
1 day ago
1 day ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor