Kapal induk USS Gerald R. Ford Amerika Serikat (AS). Foto: US Navy TODAYNEWS.ID – Sebanyak 12 senator Amerika Serikat (AS) mendesak digelarnya sidang Kongres untuk menyelidiki kondisi pasukan Washington yang bertugas dalam perang melawan Iran, sebagaimana dilaporkan Press TV pada Selasa (25/8/2026).
Mereka menyoroti masalah logistik hingga penempatan pasukan yang berkepanjangan. Para senator yang seluruhnya anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat itu mengirim surat kepada Ketua Komite Roger Wicker.
Mereka meminta sidang publik dengan menghadirkan pejabat senior Pentagon untuk menjelaskan dugaan buruknya perencanaan dan pengelolaan penempatan pasukan.
Dipimpin Senator Illinois Tammy Duckworth, mereka menyoroti menipisnya persediaan serta memburuknya kondisi di sejumlah kapal dan pangkalan AS di kawasan.
Salah satunya USS Abraham Lincoln yang disebut telah berada di Timur Tengah hampir sembilan bulan. Kapal tersebut juga dilaporkan menghadapi masalah kesehatan mental serius di kalangan awak.
Para senator menilai kondisi itu mencerminkan “kegagalan sistemik dalam perencanaan dan adaptasi” militer AS. Mereka khawatir situasi tersebut berdampak pada perekrutan dan retensi personel.
“Mengapa ada orang yang mau mendaftar untuk berperang jika mereka takut akan dieksploitasi dan ditinggalkan tanpa persediaan, jalan keluar, atau dukungan?” tulis mereka.
Sementara itu, data korban Pentagon mencatat 757 personel militer AS terluka dan 18 tewas sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel memulai perang terhadap Iran.
Keputusan untuk menggelar sidang publik tersebut pun kini berada di tangan Roger Wicker.