x

Kemenkes-BPOM Diminta Perhatikan Kesehatan Nakes Tangani Korban Gempa Flores

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 19:00 33 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas menangani korban pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani, mengatakan para nakes telah bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. Karena itu, dukungan pemerintah dinilai tak cukup hanya berupa insentif.

“Para nakes telah bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. Karena itu, dukungan pemerintah tidak cukup hanya berupa insentif, tetapi juga perlu memastikan kebutuhan kesehatan dan kebugaran para tenaga medis selama menjalankan tugas,” kata Irma mengutip, Selasa (25/8/2026).

Legislator dari Fraksi NasDem itu pun meminta Kemenkes dan BPOM memberikan perhatian kepada para nakes yang telah bekerja keras di tengah kondisi darurat.

Menurut dia, pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan vitamin bagi para tenaga kesehatan agar kondisi fisik mereka tetap terjaga selama bertugas.

“Bukan hanya sekadar insentif, tapi juga vitamin. Jangan sampai mereka ambruk saat mengurus orang sakit,” ujarnya.

Selain kesejahteraan nakes, Irma menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung fasilitas kesehatan, khususnya ketersediaan dan kelayakan mesin diesel atau generator listrik rumah sakit.

Dia menilai pasokan listrik merupakan fasilitas vital yang harus dipastikan tetap berfungsi, terlebih ketika rumah sakit berada dalam situasi darurat akibat bencana.

Irma mengaku menerima laporan mengenai kondisi mesin diesel rumah sakit di sejumlah daerah yang bermasalah dan tidak memenuhi standar operasional.

“Terkait dengan satu lagi yang menurut saya penting, diesel rumah sakit di seluruh Indonesia bermasalah. Banyak yang dieselnya itu tidak memenuhi syarat dan itu penting sekali untuk diperhatikan,” ungkapnya.

Mengingat pengadaan infrastruktur tersebut tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan Kemenkes, Irma mendorong adanya koordinasi lintas kementerian untuk mencari solusi.

Menurutnya, persoalan tersebut semakin penting di tengah efisiensi transfer ke daerah yang berpotensi membatasi kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan secara mandiri.

“Karena Kementerian Kesehatan tidak bisa memberikan diesel, sementara transfer daerah kita sama-sama tahu sedang ada efisiensi sehingga mereka juga tidak mampu. Tapi tolong hal ini dikomunikasikan dengan kementerian lain agar bisa membantu penyelesaian masalah tersebut,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

11 hours ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor