x

Timnas Basket Putra Indonesia Tersingkir dari Asian Games 2026

waktu baca 2 menit
Minggu, 13 Sep 2026 20:29 82 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Timnas Basket Putra Indonesia menutup perjalanan di Asian Games 2026 dengan kekalahan dari Arab Saudi. Indonesia takluk 89-100 pada laga terakhir Pool A di Aichi International Arena, Jepang, Minggu (13/9/2026).

Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri fase grup tanpa kemenangan. Sebelumnya, Indonesia kalah 53-98 dari Jepang dan 48-102 dari Korea Selatan.

Indonesia pun menempati posisi keempat klasemen Pool A dengan tiga angka. Sementara Arab Saudi berada di peringkat ketiga dengan koleksi empat angka.

Pertandingan melawan Arab Saudi berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha meraih kemenangan setelah menelan kekalahan dalam dua laga sebelumnya.

Indonesia sempat tampil meyakinkan pada kuarter pertama. Keunggulan 21-9 yang dibangun Indonesia kemudian terkejar hingga Arab Saudi menutup kuarter tersebut dengan skor imbang 21-21.

Persaingan berlanjut pada kuarter kedua dengan perolehan angka yang saling berkejaran. Arab Saudi akhirnya mampu menutup paruh pertama dengan keunggulan 50-41.

Permainan Indonesia menurun setelah turun minum. Indonesia hanya mencetak 14 angka pada kuarter ketiga, sedangkan Arab Saudi menambah 20 poin untuk memperlebar keunggulan menjadi 70-55.

Indonesia mencoba bangkit pada kuarter terakhir dengan mencetak 34 poin. Namun, Arab Saudi tetap mampu menjaga keunggulan setelah menambah 30 angka hingga pertandingan berakhir 100-89.

Abraham Damar Grahita menjadi pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 22 poin, tiga rebound, dan satu assist. Derrick Michael Xzavierro menyusul dengan 14 poin dan sembilan rebound.

Pelatih Timnas Basket Putra Indonesia David Singleton mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya dalam tiga pertandingan. Ia menilai kemampuan Indonesia sebenarnya bisa jauh lebih baik dibandingkan penampilan yang ditunjukkan di Asian Games 2026.

“Sayangnya, kami tidak bisa menunjukkan jati diri kami yang sesungguhnya hingga pertandingan terakhir melawan Arab Saudi. Ini bukanlah standar yang ingin kami tetapkan di level tim nasional,” kata David.

David bahkan menyebut hasil tersebut sebagai kegagalan. Menurut dia, Indonesia tidak memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan cepat selama berada di Jepang, meski tim tetap berjuang hingga pertandingan terakhir.

“Kami tidak mencari-cari alasan. Itu poin utamanya,” ujarnya. David mengatakan tim membutuhkan lebih banyak pengalaman bertanding dan waktu kebersamaan, terutama untuk menghadapi ajang Asian Games.

David memastikan evaluasi akan dilakukan setelah kegagalan tersebut. Menurutnya, pelatih, pemain, staf pendukung, organisasi, hingga penjadwalan akan menjadi bagian dari evaluasi.

“Kami harus bergerak dalam hal pengembangan dan peningkatan, tidak hanya di level senior, tetapi juga di tingkat akar rumput,” ucap David.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor