x

Tampil di DigiLand Run 2026, Mills Perkenalkan Sepatu Race Hypercharged R26

waktu baca 3 menit
Kamis, 14 Mei 2026 22:56 17 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Mills semakin serius menggarap dunia running di Indonesia. Hal itu terlihat dari keikutsertaan mereka dalam ajang DigiLand Run 2026 sebagai official jersey partner sekaligus memperkenalkan sepatu lari terbaru bernama Hypercharged R26.

Manajer Marketing & Corporate Communications Mills, Arhan Ilham, mengatakan sekitar 15 ribu peserta DigiLand Run 2026 bakal menggunakan jersey produksi Mills pada race day yang digelar Minggu, 17 Mei.

Menurut Arhan, kolaborasi Mills dengan Telkomsel selaku penyelenggara acara bukan sekadar kerja sama biasa. Kedua pihak disebut memiliki visi yang sama dalam mengangkat isu sustainability atau keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, jersey running yang dipakai dalam event tersebut dibuat menggunakan bahan daur ulang plastik bekas.

“Kami dan Telkomsel punya visi yang sama terkait sustainability. Jersey running yang digunakan di DigiLand Run juga sudah berbahan recycle dari plastik bekas,” ujar Arhan.

Tak hanya hadir sebagai sponsor apparel, Mills juga membawa kejutan lewat peluncuran sepatu lari terbaru mereka, Hypercharged R26. Produk tersebut menjadi highlight utama di booth Mills selama empat hari penyelenggaraan event.

Arhan menjelaskan Hypercharged R26 dirancang khusus untuk competitive runner atau pelari yang ingin mengejar personal best dalam lomba.

“Sepatu ini memang dibuat untuk pelari yang sudah advance dan ingin meningkatkan performa,” katanya.

Salah satu keunggulan utama Hypercharged R26 ada pada bobotnya yang sangat ringan. Untuk ukuran 42, sepatu ini hanya memiliki berat sekitar 150 hingga 155 gram.

Mills pun percaya diri menyebut Hypercharged R26 sebagai salah satu sepatu lari teringan dari brand lokal Indonesia yang mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Tak cuma dipajang di booth, sepatu tersebut juga bakal dipakai langsung oleh elite runner, brand ambassador, hingga para pacer di DigiLand Run 2026.

“Total ada sekitar 27 pacer yang memakai produk Mills dan enam di antaranya menggunakan Hypercharged R26,” jelas Arhan.

Ia mengaku sudah mencoba langsung sepatu tersebut dan merasakan karakter agresif yang memang dirancang untuk kebutuhan performa tinggi.

“Sepatu ini memang tidak dibuat untuk lari santai. Karakternya baru terasa maksimal saat dipakai di pace cepat seperti pace 5, 4, bahkan 3,” ujarnya.

Hypercharged R26, kata Arhan, sudah melewati berbagai pengujian di event nasional hingga World Marathon Major Boston. Salah satu pelari Mills bernama Vivi bahkan sukses mencatat personal best dengan waktu finis 3 jam 38 menit, atau 12 menit lebih cepat dari target awalnya.

Selain Hypercharged R26, booth Mills di DigiLand Run turut menampilkan berbagai perlengkapan running lain mulai dari jersey, celana lari, soft flask, running belt, topi, hingga koleksi sepatu lainnya.

Meski pemula tetap bisa menggunakan sepatu tersebut, Mills menegaskan Hypercharged R26 lebih ditujukan untuk pelari serius yang sudah memahami teknik berlari dengan baik.

“Kalau newbie sebenarnya bisa pakai, tapi memang tidak terlalu cocok. Kami mengembangkan sepatu ini seperti hypercar, jadi ditujukan untuk pelari yang ingin mengejar performa,” tutur Arhan.

Hypercharged R26 sendiri resmi dijual mulai 14 Mei 2026 pukul 12.00 WIB dan sudah tersedia baik secara offline maupun online di toko resmi Mills.

Lewat produk terbaru ini, Mills ingin melengkapi kebutuhan shoe rotation para pelari, mulai dari daily run, recovery run, speed session, hingga race day.

“Sepatu ini memang dibuat khusus untuk race dan speed training. Fokusnya untuk membantu pelari mencatat waktu terbaik,” tutupnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x