x

Menpora Erick Ungkap Pemerintah Terus Menyerap Aspirasi dari NOC dan Cabang Olahraga Terkait Kebutuhan Pendanaan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 17:22 17 Gungde Ariwangsa

TODAYNEWS.ID –  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang dialog dan terus menyerap aspirasi dari National Olympic Committee (NOC) Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan cabang olahraga terkait kebutuhan pendanaan.

Namun dalam keterangannya pada pembukaan Rapat Anggota KOI/NOC Indonesia tahun 2026 di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/5/2026), Erick mengingatkan jangan pernah meragukan komitmen Presiden Prabowo Subianto.

“Kami di Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) mendengarkan masukan dari NOC Indonesia dan cabang olahraga mengenai pendanaan. Namun jangan pernah meragukan komitmen Presiden dalam membangun olahraga nasional. Beliau adalah bagian dari olahraga itu sendiri,” ujar Erick.

Erick menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran agar lebih tepat sasaran, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pembinaan atlet yang bersifat berjenjang.

“Untuk pengiriman ke Asian Games 2026 sudah aman. Saat ini kami juga mengajukan skema pelatnas jangka panjang kepada Menteri Keuangan, sesuai arahan Presiden. Karena pembinaan tidak hanya untuk satu event, tapi berkelanjutan, mulai dari jangka pendek, menengah hingga Olimpiade,” jelas Erick yang juga IOC Member satu-satunya dari Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, Erick menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari para pemangku kebijakan yang juga memiliki latar belakang olahraga, guna memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pembinaan atlet nasional.

Sementara itu Ketua Umum KOI/Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari menegaskan, komitmen Presiden RI Prabowo Subianto terhadap olahraga telah terlihat jelas.

Namun menurut Raja Sapta Oktohari, komitmen itu perlu diikuti dengan keberpihakan nyata dalam proses anggaran, terutama dalam mendukung program pelatihan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

“Kami berharap ada keberpihakan yang lebih maksimal dalam pembiayaan. NOC Indonesia bersama 72 anggota dalam waktu dekat akan bersurat kepada Kementerian Keuangan untuk membuka ruang komunikasi langsung. Kami yakin, dengan duduk bersama, akan ada solusi konkret,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari, pada  kesempatan yang sama.

Pembukaan Rapat Anggota tahun yang dihadiri 72 induk organisasi cabang olahraga juga menghadirkan nuansa berbeda, dengan penekanan pada inovasi dan diplomasi olahraga internasional. Kehadiran tokoh global serta penguatan hubungan dengan organisasi dunia menjadi bagian dari strategi NOC Indonesia untuk memastikan posisi Indonesia semakin diperhitungkan di panggung olahraga internasional.

Pada pembukaan itu terlontar pesan kuat tentang urgensi penyelarasan pembiayaan cabang olahraga sebagai fondasi utama peningkatan prestasi nasional. Dalam forum yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan olahraga ini, NOC Indonesia menegaskan perannya sebagai jembatan aspirasi cabang olahraga (cabor) kepada pemerintah, khususnya terkait tantangan pendanaan yang dihadapi atlet dan federasi.

Okto mengemukakan bahwa komunikasi yang terbuka dan selaras antar stakeholder menjadi kunci untuk memastikan pembinaan atlet berjalan optimal, terlebih menjelang agenda multievent penting seperti Asian Games dan Olimpiade Los Angeles 2028.

“Kami mendengarkan langsung berbagai masukan dan keluhan dari cabang olahraga, khususnya terkait pembiayaan. Prestasi tidak bisa instan, butuh proses panjang dan dukungan berkelanjutan. Karena itu, semua kepentingan harus diselaraskan dengan satu tujuan utama: mendorong prestasi olahraga Indonesia di panggung dunia,” ujar Okto. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x