Pembukaan Kongres Biasa PSSI di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8/2026). TODAYNEWS.ID — Kongres Biasa PSSI 2026 memutuskan mengundur jadwal Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Ketua Umum PSSI. Agenda yang semula direncanakan berlangsung pada Februari 2027 kini dijadwalkan pada Juli 2027.
Keputusan tersebut diambil dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Perubahan jadwal dilakukan setelah mempertimbangkan tahapan pemilihan kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan kongres telah menyepakati perubahan waktu pelaksanaan KLB. Menurutnya, pemilihan Asprov dan agenda kompetisi menjadi pertimbangan utama.
“Karena akan ada proses pemilihan pada Oktober-November dan kompetisi juga tetap berjalan, maka kongres menyetujui bahwa Kongres Pemilihan PSSI tahun 2027 akan dilaksanakan secara transparan pada bulan Juli 2027,” ujar Erick, Senin (3/8/2026).
Sebelum KLB digelar, seluruh Asprov PSSI akan lebih dulu melaksanakan pemilihan kepengurusan. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung secara serentak pada Oktober hingga November 2026.
Erick menjelaskan mekanisme pemilihan Asprov telah disepakati dalam kongres sesuai statuta PSSI. Ia menyebut proses itu akan dilakukan secara terbuka.
“Sesuai dengan statuta, kita sudah menyepakati bahwa pemilihan ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka. Alhamdulillah, pemilihannya juga akan dilaksanakan secara serentak pada Oktober hingga November,” katanya.
Dengan jadwal baru tersebut, seluruh Asprov diharapkan telah memiliki kepengurusan baru sebelum pemilihan Ketua Umum PSSI. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi sejak tingkat daerah.
Erick mengatakan sinkronisasi kepengurusan pusat dan daerah menjadi tujuan utama perubahan jadwal. PSSI ingin kesinambungan program dapat terjaga setelah pemilihan berlangsung.
“Artinya, ketika nanti pemilihan Ketua Umum PSSI berlangsung tahun depan, seluruh Asprov sudah lebih dahulu memilih kepengurusannya. Dengan begitu, program antara PSSI Pusat dan Asprov dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Selain penjadwalan KLB, PSSI juga menaruh perhatian pada penguatan peran Asprov. Erick menilai pembinaan sepak bola di daerah harus menjadi prioritas pada periode mendatang.
Menurut dia, perkembangan kompetisi nasional dan tim nasional perlu diimbangi dengan pembenahan pembinaan di tingkat daerah. Asprov dinilai memegang peran penting dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia.
“Yang justru kami tekankan adalah bagaimana Asprov PSSI ke depan harus menjadi fondasi utama. Setelah liga berjalan baik dan tim nasional menunjukkan perkembangan, sekarang justru Asprov PSSI yang harus menjadi ujung tombak pembinaan ke depan,” kata Erick.
Dengan keputusan Kongres Biasa PSSI 2026, tahapan menuju pemilihan Ketua Umum PSSI menjadi lebih panjang. PSSI memilih menyelesaikan proses pembentukan kepengurusan Asprov lebih dahulu sebelum menggelar KLB pada Juli 2027.