x

Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91 Persen, Waskita Optimis Tepat Waktu

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 20:08 27 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah mencapai 91,86 persen.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menjelaskan bahwa perlintasan jalur layang LRT di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono kini telah tersambung 100 persen. Selain itu, saat ini tengah dilakukan pemasangan Steel Box Girder (SBG) di simpang Matraman.

“Pemasangan bentang girder merupakan tahapan penting dalam pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B. Bagian tersebut menjadi salah satu titik kritikal pada lintasan proyek,” kata dia dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Ermy menyampaikan bahwa Waskita mengimplementasikan penggunaan long span (bentang panjang), termasuk metode pelaksanaan berbasis Building Information Modelling (BIM) hingga level 7D.

Implementasi tersebut mencakup incremental lifting Steelbox Girder, lifting sliding PC-Girder, serta Traveler Launcher cast-in-situ Balance Cantilever. Metode ini dirancang untuk memudahkan pengerjaan proyek yang berada di area jalan raya dengan lalu lintas padat, termasuk jalur tol aktif di Jakarta.

“Berkat inovasi itu, pemasangan lintasan jalur layang LRT di atas jalan tol lebih mudah dan tidak mengganggu lalu lintas dan mobilitas para pengendara,” kata dia.

Di sisi lain, jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka kini juga telah tersambung. Jalur tersebut menjadi penghubung antara wilayah Jakarta Utara, Timur, dan Pusat melalui jaringan rel layang yang terintegrasi.

Selain itu, sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung juga sudah tersambung. Waskita Karya pun optimistis bahwa penyelesaian proyek ini dapat tercapai tepat waktu.

“Proyek ini sudah sangat dinantikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya karena dinilai mampu mengurangi kemacetan, sekaligus menurunkan jejak karbon perkotaan untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik,” kata Ermy.

Untuk mempercepat pembangunan, Waskita juga menerapkan solusi digital berbasis BIM serta teknologi dari Bentley Systems.

Perseroan memanfaatkan drone fotogrametri dan simulasi 4D guna memantau serta mengelola proyek secara real time, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

“Cara ini bertujuan memudahkan seluruh tim, baik teknis maupun nonteknis, untuk mengakses informasi proyek secara langsung serta cepat mengambil keputusan,” kata dia.

Berkat penerapan metode tersebut, Perseroan berhasil mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 1.200 potensi kendala sebelum proses konstruksi berlangsung.

Tidak hanya meningkatkan keselamatan kerja, penggunaan simulasi 4D juga mendorong Waskita menuju metode konstruksi yang lebih efisien dan presisi. Dengan progres yang terus meningkat, proyek LRT Jakarta Fase 1B diharapkan segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

38 minutes ago
13 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x