x

Pezeshkian Bongkar Siasat AS: Negara Tetangga Iran Ingin Dijadikan Musuh

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 23:32 94 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki masalah dengan negara-negara tetangga Muslim di kawasan.

Menurutnya, justru Amerika Serikat (AS) yang berupaya menjadikan negara-negara yang bersahabat dan memiliki hubungan persaudaraan dengan Iran sebagai musuh.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di sela-sela KTT BRICS di India, Sabtu (12/9/2026).

Pezeshkian menegaskan bahwa kekacauan yang terjadi di kawasan disebabkan oleh pendekatan hegemonik AS dan Eropa serta tindakan Israel.

“Kekacauan di kawasan ini disebabkan oleh pendekatan hegemonik Amerika dan Eropa serta kejahatan yang dilakukan oleh Israel,” kata Pezeshkian seperti dilaporkan Press Tv.

Ia menambahkan bahwa negara-negara tersebut tidak menginginkan negara-negara independen berdiri di kawasan.

Sebab itu, Pezeshkian menekankan pentingnya memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara Muslim. Menurutnya, Teheran akan terus memperluas hubungan tersebut secara logis dan kokoh.

Mengenai perang yang disebutnya sebagai agresi AS-Israel terhadap Iran, Pezeshkian mengatakan Iran diserang tanpa alasan.

“Mereka menyerang negara kita tanpa alasan; mereka membunuh pemimpin kita, anak-anak kita, para komandan dan ilmuwan kita,” ujarnya.

Ia juga menyinggung serangan yang dilancarkan dari sejumlah negara tetangga. Menurut Pezeshkian, Iran tidak memiliki pilihan selain mempertahankan diri dan menyerang pangkalan-pangkalan militer yang digunakan dalam serangan terhadap negaranya.

Meski demikian, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak menginginkan perang. “Kami tidak mencari perang atau kelanjutan perang,” katanya.

Ia juga menolak keterlibatan pihak asing dalam keamanan kawasan. Menurutnya, negara-negara di kawasan tidak membutuhkan kekuatan asing untuk menjaga keamanan.

“Kita tidak membutuhkan polisi militer di kawasan ini,” ujar Pezeshkian, seraya menegaskan bahwa integritas teritorial dan keamanan kawasan hanya dapat dijamin oleh negara-negara di kawasan itu sendiri.

Sementara itu, pada pertemuan terpisah dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali, Pezeshkian juga kembali mengkritik kehadiran AS di kawasan.

Menurutnya kehadiran Washington di kawasan bukanlah untuk perdamaian, melainkan menjadi sumber malapetaka bagi negara-negara kawasan untuk saling berperang.

“Kehadiran Amerika di kawasan ini bukanlah sumber keselamatan, melainkan faktor penyebab pertumpahan darah,” tegas Pezeshkian.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
3 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor