Konferensi pers Road to Final Piala Presiden 2026 di Jakarta, Rabu (5/8/2026). TODAYNEWS.ID — Panitia Piala Presiden 2026 memberikan penjelasan terkait aturan masa rehat 48 jam dan regulasi pergantian pemain menjelang babak semifinal. Penjelasan itu disampaikan setelah muncul sorotan mengenai padatnya jadwal pertandingan.
Perwakilan Bidang Kompetisi Piala Presiden 2026, Risha Adi Widjaya, mengatakan seluruh regulasi turnamen telah memperoleh persetujuan dan rekomendasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Ketentuan tersebut berlaku karena Piala Presiden berstatus kompetisi internasional tier 2.
Persetujuan itu mengacu pada surat AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026 terkait penyelenggaraan Piala President Elite 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Dalam surat tersebut, AFC menyatakan tidak keberatan terhadap jadwal maupun lokasi pelaksanaan turnamen. Panitia menilai hal itu menjadi dasar penerapan seluruh regulasi kompetisi.
Risha menegaskan masa rehat 48 jam antarpertandingan telah sesuai dengan persetujuan AFC. Panitia juga mengikuti ketentuan administratif yang berlaku bagi kompetisi internasional tier 2.
“Kami ingin menegaskan bahwa jadwal pertandingan, termasuk masa rehat 48 jam antarpertandingan, telah sesuai dengan persetujuan dan rekomendasi dari AFC,” ujar Risha dalam jumpa pers Road to Final di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Menurut Risha, seluruh aturan telah disampaikan kepada peserta sebelum semifinal berlangsung. Pembahasan dilakukan dalam Manager Competition Meeting yang dihadiri pelatih dan manajer tim.
Ia menyebut seluruh pihak telah memperoleh penjelasan mengenai jadwal dan regulasi kompetisi. Karena itu, panitia menilai tidak ada perubahan aturan di tengah turnamen.
Untuk mengantisipasi jadwal yang padat, panitia memberikan kelonggaran dalam pendaftaran pemain. Setiap tim diperbolehkan mengganti lebih dari 12 pemain dari fase penyisihan ke semifinal.
Kebijakan tersebut diberikan agar pelatih dapat melakukan rotasi skuad. Panitia berharap langkah itu membantu menjaga kondisi fisik pemain selama turnamen.
Sebelumnya, pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengkritik waktu istirahat yang hanya berlangsung dua hari menjelang final. Persib lolos ke partai puncak usai mengalahkan Persija di semifinal.
Igor menilai aturan FIFA mengatur pemain seharusnya memiliki waktu istirahat selama 72 jam sebelum bertanding.
“Sesuai dengan aturan FIFA pemain harus memiliki waktu 72 jam waktu istirahat sebelum menjalani pertandingan. Untuk melindungi kesehatan fisik dan mental pemain, tapi kami hanya punya 48 jam,” kata Igor.
Ia menambahkan Persib tengah menghadapi jadwal yang sangat padat pada musim ini. Meski ingin meraih kemenangan di setiap pertandingan, Igor menegaskan kondisi pemain tetap menjadi perhatian utama.