Chelsea vs AC Milan_Foto Todaynews (6) TODAYNEWS.ID — Pelatih Chelsea Xabi Alonso mengaku bangga dengan perkembangan anak asuhnya setelah meraih kemenangan 3-0 atas AC Milan dalam laga pramusim Indonesia Super Cup 2026.
Chelsea membungkam AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam. Kemenangan The Blues dipastikan lewat dua gol Joao Pedro dan satu gol Moises Caicedo.
Selain dua pemain yang mencatatkan nama di papan skor, Alonso juga memberikan apresiasi kepada Nicolas Jackson dan Marco Palestra. Keduanya dinilai memberikan kontribusi penting dalam permainan Chelsea.
“Ya, tentu saja kami sangat senang dengan performa yang ditunjukkan Jackson. Dia adalah pemain berkualitas, menunjukkan dampak yang besar, dan saya yakin dia memiliki kualitas yang mumpuni,” kata Alonso dalam sesi jumpa pers.
Alonso menilai Jackson memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman besar kepada pertahanan lawan. Karena itu, ia mengaku senang bisa memiliki penyerang tersebut dalam skuad Chelsea.
“Kami tahu seberapa besar ancaman yang bisa dia berikan di pertahanan lawan, dan kami senang memilikinya di sini,” ujarnya.
Pujian juga diberikan Alonso kepada Palestra. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, sang pemain menunjukkan perkembangan positif dan memiliki keinginan besar untuk terus meningkatkan kualitasnya.
“Dan yang kedua mengenai Marco, dia memberikan dampak yang luar biasa. Dia memiliki rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan yang terbaik. Anda lihat dia setiap hari semakin membaik,” tutur Alonso.
Kemenangan atas AC Milan menjadi hasil positif bagi Chelsea setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun dalam laga uji coba pramusim. The Blues sebelumnya tumbang saat menghadapi Tottenham Hotspur dan Juventus.
Di luar hasil pertandingan, Alonso juga mulai membangun identitas permainan Chelsea. Ia ingin timnya memiliki pendekatan taktik yang fleksibel sehingga tidak mudah dibaca oleh lawan.
“Ya, kami ingin menjadi sangat serbaguna dalam pendekatan dan sistem kami. Kami memiliki pemain yang bisa beradaptasi dengan sistem yang berbeda karena mereka memahami bagaimana sistem itu bekerja,” kata Alonso.
Menurut Alonso, prinsip permainan Chelsea akan tetap dipertahankan meski formasi dan pergerakan pemain dapat berubah sesuai kebutuhan pertandingan. Ia ingin para pemain mampu beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan.
“Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah,” ucapnya.
Alonso menegaskan Chelsea tidak ingin menjadi tim yang bergantung pada satu pola permainan. Rotasi dan dinamika pemain akan menjadi bagian penting dari sistem yang tengah dibangunnya.
“Kami ingin menjadi tim yang sulit ditebak, kami ingin menjadi fleksibel, kami ingin menjadi ancaman. Tentu saja, sistem hanyalah sebuah gambar awal, setelah itu Anda harus bergerak, Anda perlu melakukan rotasi, Anda perlu menciptakan dinamika,” jelasnya.
“Dan sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu ide saja. Kami ingin memiliki sebanyak mungkin opsi yang tersedia,” pungkas Alonso.