x

Cetak Sejarah, Lebih dari 43 Juta Orang Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Jul 2026 07:00 22 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Upacara pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, mencetak rekor sebagai prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah modern.

Laporan dari Kantor Berita Fars pada Jumat (10/7/2027/6) menyebutkan, puluhan juta warga Iran bersama pelayat dari berbagai belahan dunia memadati rangkaian prosesi penghormatan terakhir yang berlangsung selama enam hari.

Sebagaimana diketahui, Ayatollah Khamenei bersama anggota keluarganya gugur dalam serangan teroris yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada 28 Februari lalu.

Korban jiwa lainnya termasuk putri mendiang pemimpin, cucunya yang masih berusia 14 bulan, serta istri dari Pemimpin Baru Iran saat ini, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.

Adapun rangkaian upacara perpisahan agung ini telah digelar di lima kota suci lintas negara: Teheran, Qom, Mashhad (Iran), serta Najaf dan Karbala (Irak).

Masing-masing kota menyelenggarakan penghormatan penuh, termasuk tiga hari berkabung di Teheran yang berpusat di Grand Mosalla. Banyaknya pelayat yang ikut melakukan perjalanan antar-kota menciptakan gelombang massa yang masif dan berkelanjutan.

Perkiraan resmi yang dihimpun dari otoritas pemerintah dan sumber independen mengonfirmasi bahwa antara 41 hingga 43 juta orang berpartisipasi dalam peristiwa bersejarah ini.

Angka-angka ini didasarkan pada kombinasi data yang cermat, termasuk catatan manifest penumpang transportasi umum menuju lokasi upacara. Pelacakan sinyal telepon seluler aktif di area kunci seperti rute prosesi utama dan Mosalla (dengan rata-rata durasi kehadiran 2,5 jam per orang).

Analisis kepadatan kerumunan di sepanjang jalur prosesi Teheran, hingga pengukuran area fisik, mulai dari Masjid Jamkaran hingga Makam Suci di Qom, serta rute Bandara menuju Makam Suci Imam Reza di Mashhad.

Sementara itu, secara terpisah, Kantor Perdana Menteri Irak memverifikasi kehadiran sekitar 10 juta pelayat di kota Najaf dan Karbala, yang memperkuat validitas total kalkulasi massa.

Lautan manusia yang tak berujung dilaporkan telah berkumpul sejak pagi buta. Saat kendaraan jenazah memasuki Jalan Imam Reza di Mashhad, pergerakannya langsung terkepung oleh gelombang pelayat yang datang dari berbagai penjuru Iran.

Suasana haru, tangisan, dan lantunan doa yang menggema di udara dinilai para pengamat sebagai salah satu potret persatuan nasional paling luar biasa dalam sejarah modern.

Sebelum prosesi massal dimulai, upacara pelepasan telah dibuka sejak Jumat pekan lalu dengan dihadiri oleh para pejabat politik dari lebih dari 45 negara serta ulama dan cendekiawan dari 90 negara lebih.

Meski dihitung dengan metodologi yang paling konservatif sekalipun, otoritas Iran menegaskan bahwa upacara monumental ini telah melampaui seluruh pertemuan massal yang pernah tercatat dalam satu abad terakhir—menjadi bukti kuat atas kesetiaan mendalam rakyat kepada mendiang pemimpin mereka.

Wajah mereka yang berlinang air mata dan nyanyian penuh semangat memenuhi udara, menciptakan suasana yang digambarkan oleh para pengamat sebagai salah satu perwujudan persatuan nasional yang paling luar biasa dalam sejarah baru-baru ini.

Tidak diragukan lagi, ini adalah prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah yang tercatat, sebuah bukti yang kuat dan abadi akan cinta yang mendalam dan kesetiaan yang tak tergoyahkan dari rakyat Iran dan umat Islam secara luas kepada Pemimpin mereka yang gugur sebagai syahid.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor