x

Budiman Sudjatmiko Dicecar Mahasiswa UGM, PDIP: Jangan Berpikir Punya Deposito Abadi Aktivis

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 22:00 22 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus, angkat bicara soal insiden dicecarnya Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko oleh sejumlah mahasiswa dalam kegiatan diskusi di Joglo GIK UGM, Sleman, DIY, pada Senin (16/6/2026) malam.

Selain Budiman, sejumlah mahasiswa itu juga turut mencecar pejabat kabinet lainnya yang hadir pada acara diskusi bertema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia’, yakni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Menyikapi riuh tersebut, Deddy menilai publik harus melihat realitas posisi Budiman saat ini yang menurutnya sudah jauh berubah dari masa lalunya yang merupakan aktivis 98.

“Soal Budiman, saya kira sudah terang benderang tidak bisa dilihat sebagai aktivis. Dia sudah lama meninggalkan dunia pergerakan itu sejak terjun dalam politik dan selama 12 tahun terakhir di pusat kekuasaan,” kata Deddy pada Kamis (18/6/2026).

Menurut Deddy, ada jarak intelektual dan posisi yang sangat kontras antara mahasiswa saat ini dengan mantan politisi PDIP tersebut. Bahkan, ia menyebut hubungan keduanya kini berada di titik yang saling bertolak belakang.

“Jadi menurut saya, Budiman dan para mahasiswa punya jarak dan tembok pemisah yang cukup jauh dan tinggi. Bahkan cenderung berbeda secara diametral,” ucap Deddy.

Lebih lanjut, Deddy menyentil Budiman agar tidak lagi berlindung di balik romansa masa lalunya sebagai tokoh pergerakan 1998.

Ia mengingatkan bahwa status “aktivis” bukanlah sebuah warisan berharga yang bisa terus-menerus diklaim di tengah posisinya yang kini nyaman di lingkaran pemerintahan.

“Tanya saja sama Budiman, apa yg akan dia lakukan jika dia ada dalam posisi seperti mahasiswa itu di waktu lalu? Dia tidak bisa lagi berpikir romantik dan nostalgik seolah punya deposito abadi sebagai aktivis,” ujarnya.

Deddy menilai, perubahan cara pandang Budiman terjadi seiring dengan posisinya yang kini menjadi bagian dari pembuat kebijakan. Ironisnya, latar belakang sebagai eks aktivis itu justru dianggap Deddy sebagai satu-satunya modal politik Budiman untuk mendekat ke kekuasaan.

“Dia sudah menjadi bagian dari kekuasaan, cenderung menikmati dan telah mengubah cara pikir serta posisinya. Sepertinya dia tidak sadar itu karena posisinya sebagai mantan aktivis adalah satu-satunya nilai tukar yg dia pakai utk berada di lingkar kekuasaan,” imbuhnya.

Kendati demikian, Anggota Komisi II DPR RI itu menyayangkan kericuhan yang terjadi di GIK UGM tersebut. Menurutnya, ketegangan itu sebetulnya bisa diantisipasi jika panitia atau pihak terkait lebih jeli dalam memetakan ruang dan waktu pelaksanaan diskusi.

“Jadi itulah yang kemudian termanifestasi dalam kericuhan itu dan seharusnya bisa dihindarkan jika kegiatannya dilakukan pada waktu atau tempat yang berbeda,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
12 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor