x

PSSI Kecam Hujatan terhadap Beckham Putra, Siapkan Investigasi dan Ancam Boikot

waktu baca 3 menit
Rabu, 10 Jun 2026 17:15 24 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — PSSI mengecam insiden yang menimpa pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, setelah pertandingan melawan Mozambik dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Federasi menilai tindakan berupa hujatan dan makian kepada pemain tidak dapat dibenarkan.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, perlakuan yang diterima Beckham tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan kepada pemain yang sedang membela Timnas Indonesia.

“PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis,” ujar Yunus Nusi dalam keterangannya.

Yunus menegaskan insiden itu menjadi perhatian serius federasi. Ia menilai Beckham merupakan salah satu pemain muda yang memiliki peran penting dalam pengembangan Timnas Indonesia ke depan.

“Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut,” jelasnya.

PSSI juga mengingatkan seluruh suporter agar terus memberikan dukungan positif kepada para pemain yang mengenakan seragam Merah Putih. Federasi berharap rivalitas yang terjadi di level klub tidak terbawa ke lingkungan tim nasional.

Menurut Yunus, persaingan antarklub seharusnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia. Namun, rivalitas tersebut tidak boleh berkembang menjadi tindakan yang merugikan pemain Timnas.

“Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia,” ucap Yunus Nusi.

“Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia,” lanjutnya.

Yunus menegaskan bahwa para pemain membutuhkan suasana yang nyaman saat membela negara. Dukungan yang positif dinilai penting agar pemain dapat tampil maksimal di lapangan.

“Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, PSSI berencana melakukan investigasi untuk mengungkap pihak yang diduga melontarkan hujatan kepada Beckham. Yunus mengatakan federasi akan memanfaatkan rekaman CCTV dan kamera yang tersedia di stadion.

“Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini. Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain,” ucap Yunus Nusi.

PSSI juga membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada pelaku apabila identitasnya berhasil ditemukan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah larangan masuk stadion saat Timnas Indonesia menjalani pertandingan.

“Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding,” terangnya. Yunus menambahkan bahwa persoalan ini akan dibahas bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan anggota Exco PSSI, termasuk kemungkinan pemberian sanksi lebih lanjut terhadap pihak yang terbukti melakukan hujatan kepada Beckham Putra.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

10 hours ago
13 hours ago
21 hours ago
23 hours ago
2 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit