Laporan: Afrizal Ilmi
Satoru Mochizuki mengakhiri kerja sama sebagai pelatih Timnas Indonesia Putri. (Dok. PSSI) TODAYNEWS.ID — PSSI menyampaikan apresiasi kepada Satoru Mochizuki atas dedikasi dan kontribusinya selama menangani Timnas Putri Indonesia. Pelatih asal Jepang itu dinilai menjadi bagian penting dalam perkembangan sepak bola putri nasional, termasuk melalui sejumlah pencapaian di level internasional.
Mochizuki resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia pada 20 Februari 2024. Sejak saat itu, ia membawa sejumlah perubahan dan mengantarkan Garuda Pertiwi mencatatkan prestasi penting.
Apresiasi tersebut disampaikan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Wanita, Vivin Cahyani Sungkono. Ia berterima kasih atas kerja keras dan komitmen Mochizuki dalam membangun sepak bola putri Indonesia.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Satoru Mochizuki atas dedikasi, kerja keras, dan komitmennya dalam membangun sepak bola putri Indonesia. Dua gelar AFF Women’s Cup secara beruntun dan lolos ke Piala Asia Putri U-17 2027 merupakan pencapaian bersejarah yang patut kita banggakan bersama,” ujar Vivin dalam keterangannya, Jumatc (6/11/2026).
Menurut Vivin, kontribusi Mochizuki tidak hanya terlihat dari gelar juara yang diraih tim nasional. Ia juga dinilai memberikan pengalaman dan membangun kepercayaan diri para pemain putri Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.
“Lebih dari sekadar gelar juara, kami mengapresiasi kontribusinya dalam memberikan pengalaman, membangun kepercayaan diri, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi para pemain putri Indonesia untuk berkembang dan bersaing di level internasional. Kami berharap Coach Mochizuki selalu sukses dalam perjalanan berikutnya,” tambah Vivin.
Salah satu pencapaian penting Mochizuki terjadi pada 2024. Ia mengantarkan Timnas Putri Indonesia menjuarai AFF Women’s Cup setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 pada partai final.
Gelar tersebut menjadi trofi internasional pertama dalam sejarah Timnas Putri Indonesia. Keberhasilan itu sekaligus menandai pencapaian baru bagi Garuda Pertiwi di kompetisi sepak bola putri kawasan Asia Tenggara.
Mochizuki kembali membawa Indonesia meraih gelar yang sama pada 2026. Garuda Pertiwi tampil dominan dan menundukkan Laos dengan skor 5-0 dalam partai final yang berlangsung di Kuala Lumpur.
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia mempertahankan gelar AFF Women’s Cup. Dengan demikian, Timnas Putri Indonesia sukses menjadi juara dalam dua edisi secara beruntun, yakni pada 2024 dan 2026.
Selain prestasi bersama tim senior, Mochizuki juga disebut berkontribusi mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Asia Putri U-17 2027. Pencapaian itu menjadi bagian dari perkembangan sepak bola putri Indonesia selama masa kepelatihannya.
Editor: Azis Arriadh