x

Hati-hati! Insentif Rp1 T bagi Pemda yang Sukseskan MBG jadi Bahan Bancakan

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 21:00 43

TODAYNEWS.ID – Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto mengaku keheranan dengan program pemberian insentif bagi pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp1 triliun yang berhasil menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan bahwa keberadaan program MBG sebenarnya sampainya alokasi APBN ke masyarakat secara langsung.

“Tapi pada praktiknya tidak seperti yang diharapkan, malah jadi bancakan oknum ‘pemburu rente’ yang mengambil keuntungan dari MBG,” katanya kepada TODAYNEWS, Kamis (29/10/2026).

Ia tidak setuju jika pemerintah pusat memberikan insentif sebesar Rp1 T bagi pemda yang menyukseskan program MBG. Menurutnya, anggaran sebesar itu dapat dialihkan untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kemudian muncul lagi program lomba sukseskan MBG, dan baiknya program lomba dialihkan untuk program yang bermanfaat langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa insentif tersebut sangat rawan sebagai bahan bancakan pejabat. “Pejabat kita gampang membuat program karena sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari APBN. Sehingga, usulan mudah tanpa memperhitungkan dampak dari program tersebut,” katanya.

“Masyarakat butuh program pemerintah yang menyentuh langsung ke piring-piringnya di rumah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah pusat akan memberikan insentif sebesar Rp1 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) yang paling mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (29/10/2026).

“Tahun ini ada insentif fiskal yang kita pertandingkan, sebanyak Rp1 triliun, dalam tiga gelombang 6 region,” katanya.

Ia mengatakan bahwa tahun depan juga akan ada pertandingan bagi pemda yang paling menyukseskan program MBG.

Kepala daerahnya, kata Tito, juga akan diberikan penghargaan karena berhasil menyukseskan program MBG.

“Nah tahun depan kita akan juga pertandingkan. Salah satunay adalah kepala daerah yang paling mendukung program MBG atau kreatif dan lain-lain menyukseskan program makanan bergizi gratis ini, tentu akan diberikan penghargaan,” katanya.

Mantan Kapolri itu menekan bahwa pemerintah telah menyetujui anggaran bagi pemda yang berhasil menyukseskan program pemerintahan Prabowo Subianto itu.

“Menurut Tito, pemerintah sudah menyetujui penyiapan anggaran untuk pemberian insentif fiskal tersebut,” imbuhnya.

“Nantinya, penghargaan tertinggi bagi daerah yang berhasil meraih peringkat pertama sebesar Rp3 miliar,” pungkasnya.

“Itu Rp 3 miliar, nomor satu. Nomer dua, Rp 2 miliar. Nomor tiga, Rp 1 miliar. Kemarin saya rapat dengan Menteri Keuangan, Menteri Keuangan commit sudah untuk menyiapkan anggaran-anggaran tersebut,” ujar Tito.

Editor: Azis Arriadh

LAINNYA