x

Suporter Away Kembali Boleh Hadir di Super League 2026/27

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 07:36 20 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — I.League kembali mengizinkan suporter tim tamu menghadiri pertandingan Super League 2026/27. Kebijakan tersebut tetap berlaku dengan mempertimbangkan rivalitas dan keamanan setiap laga.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan keputusan tersebut telah disepakati melalui RUPS PT Liga Indonesia Baru. Hasil kesepakatan itu kemudian disampaikan kepada para pemilik klub.

Kehadiran suporter away menjadi tanggung jawab klub masing-masing. Ferry meminta klub mengendalikan suporter yang mereka bawa dalam setiap pertandingan.

“Suporter away sudah diizinkan dengan catatan, yang paling signifikan, tanggung jawab sepenuhnya ada di suporter di bawah pengendalian klub itu sendiri,” kata Ferry di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Kebijakan tersebut mengacu pada statuta yang telah diratifikasi. Setiap persoalan akibat tindakan suporter akan dikembalikan kepada klub sebagai pihak yang bertanggung jawab.

I.League tidak menerapkan izin suporter away secara mutlak pada seluruh pertandingan. Laga dengan rivalitas tinggi akan mendapat perhatian khusus dari sisi keamanan.

Ferry menilai kepolisian memiliki kewenangan untuk melarang suporter tamu pada pertandingan berisiko tinggi. “Saya punya keyakinan pihak kepolisian juga akan melarang,” ujar Ferry.

I.League mempertimbangkan pengalaman sejumlah kelompok suporter dalam menerapkan kebijakan tersebut. Ferry mencontohkan suporter Persebaya yang telah datang ke Jakarta dan Jakmania yang berkunjung ke Surabaya.

Menurut Ferry, pengalaman tersebut menunjukkan pertandingan dengan suporter tamu dapat berlangsung tanpa persoalan. Sejumlah kelompok suporter klub lain juga dinilai telah memberikan pengalaman serupa.

“Modal itulah yang kita sampaikan ke FIFA dan terutama ke PSSI untuk bisa diberikan izin ini,” tutur Ferry. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pembukaan kembali akses suporter away.

I.League akan mengevaluasi penerapan kebijakan tersebut dari pertandingan ke pertandingan. Evaluasi dilakukan melalui penguatan, pendampingan, dan asistensi kepada klub.

Klub tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab atas suporter mereka. I.League akan memberikan pendampingan dalam penerapan regulasi suporter away.

Ferry menegaskan kewenangan menjatuhkan hukuman tidak berada di tangan I.League. “Sejatinya hukuman itu bukan ada di kami, hukuman itu adanya di Komdis atau di badan yudisial lainnya,” ucapnya.

Dengan kebijakan baru tersebut, suporter tim tamu kembali dapat menyaksikan pertandingan Super League 2026/27. Namun, kehadiran mereka tetap bergantung pada rivalitas, kondisi keamanan, regulasi, dan keputusan kepolisian.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor