x

Pemain Muda Garuda Pertiwi Bersyukur Dapat Bekal Internasional

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 16:17 26 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Perkembangan sepak bola putri Indonesia mulai dirasakan para pemain muda melalui semakin terbukanya kesempatan tampil di level internasional. Tahun ini, Timnas Putri U-17 mendapat pengalaman melalui pemusatan latihan di Prancis dan kompetisi di Indonesia.

Para pemain menjalani training center di National Football Centre Clairefontaine pada 3–9 Mei 2026. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah.

Dua agenda tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi skuad Garuda Pertiwi. Para pemain tidak hanya menjalani pertandingan, tetapi juga belajar mengenai proses pembinaan sepak bola di lingkungan yang berbeda.

Selama berada di Clairefontaine, pemain muda Indonesia dapat melihat sistem pembinaan sepak bola Prancis secara langsung. Mereka mempelajari metode latihan, kedisiplinan, pemahaman permainan, serta tuntutan bagi pemain yang ingin bersaing di level internasional.

Pengalaman tersebut kemudian mereka bawa ke lapangan dalam Srikandi Merdeka Cup. Turnamen itu menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menguji kemampuan menghadapi tim dari negara lain.

Pertandingan internasional juga membantu pemain mengenali kekuatan dan kekurangan mereka. Pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

Para pemain Timnas Putri U-17 mengapresiasi perhatian PSSI terhadap pembinaan sepak bola putri. Mereka menilai kesempatan seperti ini penting untuk membuka jalan perkembangan pemain sejak usia muda.

Nafeeza Ayasha Nori menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung manfaat dua agenda tersebut. Ia menyebut pengalaman di Prancis dan Srikandi Merdeka Cup memberikan banyak pelajaran baru.

“Kami sangat berterima kasih kepada PSSI karena kami merasa sepak bola putri semakin diperhatikan,” ujar Nafeeza. Ia menilai pengalaman internasional menjadi bagian penting dalam proses perkembangan pemain muda.

Menurut para pemain, pembinaan tidak cukup hanya dengan menghadirkan pertandingan. Mereka juga membutuhkan kesempatan menjalani pemusatan latihan dan berhadapan dengan lawan dari berbagai negara.

Pengalaman di Prancis memberikan gambaran mengenai standar pembinaan yang berbeda. Sementara kompetisi internasional memberi kesempatan kepada pemain untuk menguji hasil pembelajaran tersebut dalam situasi pertandingan.

Rangkaian pengalaman itu sekaligus membuka ruang bagi pemain muda untuk mengenali tuntutan sepak bola internasional. Mereka dapat menggunakan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan secara bertahap.

Para pemain berharap kesempatan serupa terus diberikan kepada pesepak bola putri Indonesia. Mereka menginginkan lebih banyak kompetisi, pemusatan latihan, dan pertandingan internasional agar semakin banyak pemain muda dapat berkembang dan mengejar impian membela Timnas Indonesia.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor