x

Erick Thohir Tegaskan IWL Tak Boleh Sekadar Gairah Sesaat

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 17:33 56 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan kembalinya kompetisi sepak bola wanita senior Indonesia tidak boleh hanya menjadi program sesaat. Ia ingin Indonesia Women’s League (IWL) berjalan secara berkelanjutan dan tidak kembali mengalami kevakuman.

Erick mengatakan keberlangsungan kompetisi sepak bola wanita membutuhkan perencanaan yang matang. Salah satu fondasi yang harus dibangun adalah ketersediaan talent pool atau kumpulan pemain yang memadai.

“Kita kadang melihat proses itu sepotong-sepotong, tanpa memikirkan risiko daripada kebijakan itu diambil. Kita punya komitmen bahwa sepak bola wanita itu tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini,” kata Erick dalam konferensi pers Indonesia Women’s League di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Erick, kompetisi tidak akan mampu berjalan secara profesional jika tidak ditopang jumlah pemain yang cukup. Karena itu, pembangunan talent pool menjadi bagian penting dalam pengembangan sepak bola wanita nasional.

“Bahwa tidak mungkin liga ini bisa berjalan, tanpa pembangunan talent pool, sehingga jumlah pemainnya cukup untuk dilakukan secara profesional oleh klub-klub yang akan melakukan kompetisi tersebut,” ujarnya.

Erick juga tidak ingin IWL kembali digelar hanya untuk memenuhi kepentingan jangka pendek. Ia meminta kompetisi tersebut dirancang agar mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

“Jangan sampai liga ini juga hanya dilahirkan hanya untuk pencitraan dan berhenti di kemudian hari. Tidak,” tegas Erick.

Kembalinya kompetisi sepak bola wanita senior Indonesia kini mulai menemukan titik terang. Indonesia Women’s League 2026 dijadwalkan memulai kick-off pada 17 Oktober 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.

Direktur I.League Teddy Tjahjono mengatakan pertandingan pembuka akan mempertemukan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta. Laga tersebut sekaligus menandai dimulainya kembali kompetisi sepak bola wanita senior setelah lama vakum.

“Jadi rencana kick-off untuk Indonesia Women’s League akan dilakukan 17 Oktober di Soemantri Brodjonegoro, diawali dengan pertandingan Persita vs Persija,” ujar Teddy.

IWL 2026 akan menggunakan konsep terpusat (centralized) dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro sebagai lokasi utama pertandingan. Meski demikian, I.League membuka peluang sejumlah pertandingan digelar bersamaan dengan kompetisi sepak bola pria.

“Dengan beberapa modifikasi, ada beberapa pertandingan yang mungkin kita gabungkan dengan pertandingan Super League,” kata Teddy.

Menurut Teddy, konsep tersebut dapat meningkatkan eksposur sekaligus memperkenalkan kembali sepak bola wanita kepada publik dan industri sepak bola nasional. Salah satunya dengan menempatkan pertandingan putri sebelum laga klub pria yang memiliki basis suporter besar.

“Misalnya, Persija melawan Persita di GBK, jadi mungkin di sorenya ada pertandingan putri dulu supaya kita memberikan exposure dan awareness kepada industri sepak bola bahwa sepak bola putri kita sudah bergeliat dan sedang berkembang,” jelasnya.

IWL 2026 akan diikuti enam klub, yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persikad Depok, Garudayaksa, Bekasi FC, dan Dewa United. Kehadiran enam peserta tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kembali ekosistem kompetisi sepak bola wanita senior Indonesia secara berkelanjutan.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
2 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago
6 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor