x

Water Break PSSI Pers: Samakan Visi Menuju Gelar Perdana di ASEAN Hyundai Cup 2026

waktu baca 4 menit
Jumat, 3 Jul 2026 18:00 48 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID – Menjelang bergulirnya ASEAN Hyundai Cup 2026, PSSI Pers menggelar forum diskusi Water Break bertajuk “ASEAN HYUNDAI CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia” di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Forum yang mempertemukan unsur federasi, pemain Timnas Indonesia, dan pengamat sepak bola ini menjadi wadah untuk membahas kesiapan Timnas Indonesia sekaligus membangun optimisme bersama dalam menyongsong target meraih gelar ASEAN pertama sepanjang sejarah sepak bola Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji sebagai representatif federasi menegaskan Indonesia telah mempersiapkan turnamen tersebut secara menyeluruh, mulai dari pemusatan latihan, pemilihan pemain, hingga pemenuhan seluruh kebutuhan tim selama persiapan.

“Sampai saat ini negara kita belum pernah merasakan indahnya euforia menjadi juara Piala AFF di level senior. Karena itu, menurut saya momentum tahun 2026 ini sangat tepat,” kata Sumardji dalam diskusi Water Break PSSI Pers x Hyundai di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Ia mengungkapkan pemusatan latihan akan dimulai di Bali mulai 5 Juli sampai kompetisi berlangsung dengan dua tahap seleksi. Dari sekitar 46 pemain yang masuk pemantauan, nantinya akan dipilih sekitar 25 hingga 26 pemain terbaik berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih yang dipimpin John Herdman.

Sumardji menilai keberhasilan di Piala AFF bukan hanya ditentukan kualitas teknik pemain, tetapi juga kesiapan fisik dan mental. Ia pun optimistis Timnas mampu bersaing jika seluruh proses persiapan berjalan sesuai rencana.

“Saya optimistis pada Piala AFF 2026 nanti kita bisa meraih apa yang menjadi cita-cita, keinginan, dan harapan seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan penjaga gawang Timnas Indonesia Cahya Supriadi. Ia mengatakan seluruh pemain memahami target besar yang diusung tim sehingga siap menjalani program latihan dengan intensitas tinggi demi membawa Indonesia meraih gelar pertama.

“Kami bertekad untuk meraih gelar juara. Karena itu, kami akan menjalani seluruh program latihan yang sudah disiapkan oleh Coach John dan berusaha melaksanakan setiap menu latihan dengan maksimal,” kata Cahya.

Jauh sebelum bisa bermain untuk Timnas Indonesia, Cahya mengaku telah mengidolakan Markus Horison dan memiliki kenangan kuat tentang Piala AFF 2010. Dan kini ia bisa mewujudkan mimpinya bersama Timnas Indonesia.

“Saat Piala AFF 2010 saya mengidolakan Markus Horison. Bahkan saya sangat ingin membeli jersey kiper Timnas yang bermotif polkadot tapi belum kesampaian. Tapi Alhamdulillah sekarang saya justru bisa memakai jersey Timnas secara langsung,” ujarnya.

Gelandang Timnas Indonesia Rayhan Hannan mengungkapkan pelatih John Herdman telah menanamkan target juara sejak awal melalui roadmap perjalanan Timnas yang dipasang di lingkungan tim. Baginya, hal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk mengejar prestasi.

“Targetnya adalah menjadi juara Piala AFF, kemudian melanjutkannya di FIFA ASEAN Cup, dan selanjutnya mencapai target di Piala Asia. Roadmap tersebut secara tidak langsung memberikan motivasi yang lebih besar kepada seluruh pemain,” ujar Rayhan.

Rayhan juga mengaku bangga kini mendapat kesempatan bermain bersama para pemain senior yang sebelumnya hanya ia saksikan melalui layar televisi. Ia ingat saat Piala AFF 2016 ketika Andik Vermansah masih bermain. Lalu pada Piala AFF 2022 saat pertandingan digelar di Indonesia ia datang menonton Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri.

“Saat itu saya berpikir, semoga suatu hari nanti saya bisa bermain bersama mereka, Alhamdulillah sekarang impian itu terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat sepak bola Marco Tampubolon menilai Piala AFF tetap memiliki nilai historis dan prestise yang tinggi bagi sepak bola Indonesia. Menurutnya, status Indonesia yang enam kali menjadi finalis tanpa pernah menjadi juara justru membuat turnamen ini semakin penting.

“Sebuah tim nasional pada akhirnya akan dinilai dari trofi yang berhasil diraih. Apa pun turnamen yang diikuti akan menjadi bagian dari sejarah sebuah tim nasional. Semoga pada 2026 ini Indonesia akhirnya bisa meraih gelar Piala AFF pertama yang sudah lama kita nantikan,” kata Marco.

Melalui persiapan yang lebih matang, target yang jelas, serta sinergi antara federasi, tim pelatih, dan para pemain, PSSI berharap ASEAN Hyundai Cup 2026 menjadi panggung bagi Timnas Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang sekaligus menghadirkan gelar senior pertama di kawasan Asia Tenggara.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor