Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae meminta Kementerian Perhubungan utamakan faktor keselamatan dan pengawasan dalam penyusunan RKA TA 2027. Foto: Emedia DPR TODAYNEWS.ID – Pimpinan Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menempatkan faktor keselamatan dan pengawasan sebagai prioritas utama dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk Tahun Anggaran 2027.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan bahwa seluruh unit kerja di bawah Kemenhub wajib menyusun program kerja yang fokus pada aspek keselamatan transportasi secara jangka panjang.
Langkah ini dinilai krusial agar pemanfaatan anggaran dapat langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Sebagai informasi, pagu indikatif Kemenhub untuk anggaran tahun 2027 telah disepakati sebesar Rp 28,35 triliun. Dana tersebut nantinya akan dibagi ke setiap unit organisasi sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing.
“Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini, Komisi V DPR RI mendorong Sekretariat Jenderal untuk mengoptimalkan layanan pemeriksaan keselamatan transportasi,” kata Ridwan saat memimpin RDP bersama jajaran Eselon I Kemenhub di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
“Upaya ini juga harus dikawal ketat oleh Inspektorat Jenderal melalui pengawasan terpadu yang mengacu pada sasaran strategis,” lanjut Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan pun menyatakan bahwa Komisi V juga meminta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan meningkatkan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.
Kemudian, Badan Kebijakan Transportasi (BKT) juga diminta memperkuat rekomendasi kebijakan keselamatan berbasis pengembangan kawasan.
Ridwan mengatakan Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda juga harus meningkatkan perencanaan layanan antarmoda.
“Penguatan integrasi transportasi penting mendukung konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Di akhir penjelasannya, Ridwan mengingatkan agar Kemenhub benar-benar menyerap aspirasi dan masukan dari Komisi V DPR RI dalam mematangkan program kerja mereka.
Menurutnya, integrasi sistem transportasi yang kuat merupakan kunci utama untuk membangun konektivitas wilayah yang aman dan andal bagi publik.