x

Hadapi ‘Godzilla El Nino’, DPR Minta APBN Pertanian 2027 Fokus ke Optimalisasi Lahan

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Jul 2026 13:45 27 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet, menyoroti soal ancaman Godzilla El Nino pada tahun 2026 yang berpotensi memicu kekeringan dan menurunkan luas tanam serta produksi pangan.

Oleh karena itu, Slamet mendesak pemerintah untuk menyusun APBN 2027 dengan memprioritaskan program pertanian yang paling efektif dan efisien.

Sebagai gambaran dari alokasi anggaran Tahun 2026, program Cetak Sawah tercatat memperoleh dana sebesar Rp8,75 triliun dengan target 250.000 hektare, atau memakan biaya sekitar Rp35 juta per hektare.

Di sisi lain, program Optimalisasi Lahan (Oplah) hanya dialokasikan sebesar Rp1,65 triliun untuk area seluas 300.000 hektare, atau sekitar Rp5,5 juta per hektare. Artinya, biaya Cetak Sawah membengkak hingga 6,4 kali lipat lebih besar dibanding Oplah.

“Di tengah ancaman El Nino, setiap rupiah anggaran harus menghasilkan tambahan produksi pangan yang maksimal. Optimalisasi lahan jauh lebih efisien karena memanfaatkan lahan pertanian yang sudah ada,” ujar Slamet pada Jumat (3/7/2026).

Untuk Tahun 2027, pemerintah menargetkan Oplah 200.000 hektar dan Cetak Sawah 100.000 hektar dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp4,6 triliun, terdiri atas Rp1,1 triliun untuk Oplah dan Rp3,5 triliun untuk Cetak Sawah.

Menurut legislator Fraksi PKS itu, besarnya porsi anggaran Cetak Sawah tersebut perlu dievaluasi ulang secara mendalam.

Ia mengalkulasi bahwa dengan dana sebesar Rp3,5 triliun, pemerintah sebenarnya berpotensi mengoptimalkan hingga 636.000 hektare lahan produktif jika dialihkan ke program Oplah.

Karena itu, Slamet mengusulkan agar sebagian anggaran Cetak Sawah dialihkan untuk memperkuat infrastruktur pertanian, seperti rehabilitasi irigasi, embung, pompanisasi, perpipaan, jalan usaha tani, dan alat mesin pertanian.

“Cetak Sawah tetap penting sebagai strategi jangka panjang, tetapi harus dilakukan secara penempatan pada wilayah yang benar-benar siap,” kata Slamet.

Slamet menilai, investasi tersebut jauh lebih berdampak dalam menjaga produktivitas lahan, meningkatkan indeks pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan saat kekeringan.

“Dalam situasi Godzilla El Nino, prioritas utama adalah memastikan lahan yang sudah ada tetap produktif melalui Optimalisasi Lahan dan penguatan infrastruktur pertanian,” demikian Slamet.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor