x

Sosialisasi BRT Kota Bandung Libatkan Masyarakat Secara Langsung

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 21:45 31 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera melaksanakan sosialisasi pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Tercatat, sebanyak 22 kecamatan akan terlibat dalam proses sosialisasi tersebut.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan sosialisasi dilakukan sebagai langkah awal sebelum pembangunan koridor BRT, khususnya pada jalur on-corridor yang berpotensi menimbulkan dampak langsung di lapangan.

“Sosialisasi ini akan dilakukan secara menyeluruh di 22 kecamatan yang terdampak. Kita libatkan masyarakat, mulai dari kelurahan, RT/RW, hingga perwakilan pedagang kaki lima dan pihak lain yang terdampak,” ujarnya usai Rapat Koordinasi BRT dengan Kemenhub, World Bank, dan konsultan terkait di Balaikota, Rabu 15 April 2026.

Ia menegaskan, pendekatan sosialisasi yang dilakukan tidak bersifat parsial, melainkan terintegrasi.

Artinya, seluruh aspek pembangunan BRT akan disampaikan secara utuh kepada masyarakat.

“Jadi bukan hanya membahas off-corridor atau on-corridor saja, tapi seluruhnya kita sampaikan. Termasuk dampak yang mungkin timbul dan bagaimana penanganannya, agar masyarakat memahami secara menyeluruh,” jelasnya.

Rasdian mengungkapkan, wilayah yang paling terdampak berada di jalur on-corridor sepanjang kurang lebih 21 kilometer.

Beberapa kecamatan yang masuk dalam jalur tersebut antara lain Andir, Regol, dan Sumur Bandung.

Menurutnya, dampak terbesar akan dirasakan pada pembangunan jalur khusus BRT di on-corridor.

Jalur ini direncanakan menggunakan separator sebagai pembatas lajur, dengan desain yang tidak terlalu tinggi.

“Sosialisasi ini penting agar masyarakat mengetahui sejak awal rencana pembangunan, termasuk perubahan yang akan terjadi di lapangan,” katanya.

Dishub menargetkan sosialisasi mulai dilaksanakan paling lambat akhir April hingga awal Mei 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak yang terdampak dapat memahami program BRT sekaligus beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi.

Pemkot Bandung juga memastikan, berbagai dampak sosial yang muncul akan menjadi perhatian, termasuk penataan ulang aktivitas di ruang jalan dan penyesuaian bagi pihak-pihak yang terdampak langsung.

Dengan pelibatan masyarakat secara aktif sejak tahap awal, Pemkot Bandung berharap pembangunan BRT dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat optimal dalam meningkatkan layanan transportasi publik di Kota Bandung. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

8 hours ago
11 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x