x

Prabowo Harus Copot Para Pembantunya yang Kerap Membuat Gaduh

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Jul 2026 11:59 25 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyarankan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot para pejabat pembantunya di Kabinet Merah Putih (KMP) yang dinilai memiliki kualitas komunikasi buruk dalam merespons kritik publik.

“Satu persatu para pembantu Prabowo Subianto seolah mempertontonkan kualitas mereka dalam merespons kritik yang diberikan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto,” ujar Fernando pada Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, respons yang ditunjukkan oleh sejumlah pejabat tersebut bukannya memperbaiki situasi, melainkan semakin memperburuk keadaan dan membentuk persepsi negatif di tengah masyarakat.

Salahsatu yang menjadi sorotan Fernando adalah pernyataan terbaru dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ulta Levenia Nababan.

Sebagaimana diketahui, Ulta sebelumnya melontarkan pernyataan melalui akun media sosial pribadinya yang dinilai menghina jas almamater Universitas Indonesia (UI) dengan sebutan “daster kuning”.

“Betapa buruknya komunikasi yang dilakukan Ulta Levenia Nababan sehingga sangat begitu merendahkan pihak yang melakukan kritik termasuk kampus tempat Fatimah Azahra kuliah,” lanjut Fernando.

Sebab itu, Fernando pun menyayangkan sikap para pejabat yang digaji dari uang rakyat melalui pajak, namun bersikap defensif dan antikritik.

“Ingin rasanya menggunakan kata-kata yang dipakai oleh Presiden Prabowo, yaitu ‘bajingan’ kepada mereka yang menikmati keringat rakyat melalui pajak untuk menggaji mereka namun begitu tidak senangnya ketika mendengarkan kritik yang dilontarkan,” ucapnya.

Melihat kondisi tersebut, Fernando mendesak Presiden Prabowo untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan tegas demi menyelamatkan citra pemerintahannya.

“Prabowo harus segera menyingkirkan para pembantunya yang membuat citra pemerintahannya semakin buruk,” tegas Fernando.

“Tidak perlu ragu memecat mereka walaupun menjadi bagian tim pemenangan atau relawan pada pemilu lalu,” tambahnya menegaskan.

Lebih jauh, Fernando justru meragukan masa jabatan Prabowo sebagai Presiden RI ke-8 dapat bertahan hingga 2029 jika masih mempertahankan figur-figur yang komunikasinya cenderung agresif dan menyerang.

“Saya ragu Presiden Prabowo Subianto akan mampu menyelesaikan masa jabatannya sampai 2029 kalau masih mempertahankan mereka-mereka yang komunikasinya selalu ingin menyerang (agresif) dan defensif,” katanya.

Bahkan, Fernando meragukan kesungguhan orang-orang tersebut dalam membantu Prabowo menjalankan pemerintahannya, karena kesan yang dibangun selalu mengarah kepada hal negatif sehingga membuat masyarakat semakin jenuh terhadap pemerintahan Prabowo.

“Keputusan ada pada Prabowo, kalau ingin semakin baik persepsi publik segera lakukan pencopotan terhadap mereka yang komunikasinya membuat gaduh,” demikian Fernando.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor