x

Iran Tuding AS dan Israel Palsukan Drone Shahed untuk Serang Negara Arab

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Mar 2026 11:36 24 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel menggunakan cara licik untuk memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah. Teheran mengklaim kedua negara memalsukan drone milik Iran untuk menyerang negara-negara Arab.

Tuduhan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Ia mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai penggunaan drone yang menyerupai buatan Iran.

Menurut Araghchi, drone yang menyerupai model Iran digunakan dalam sejumlah serangan di kawasan Arab. Serangan tersebut diduga dilancarkan dari titik-titik tertentu yang dikendalikan pihak lain.

“Kami juga baru-baru ini menerima informasi yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap negara-negara Arab dari titik-titik tertentu,” kata Araghchi seperti dikutip Doha News, Senin (16/3/2026).

Ia menilai langkah tersebut bertujuan mengadu domba Iran dengan negara-negara Arab. Menurutnya, strategi tersebut dapat merusak hubungan diplomatik di kawasan.

Araghchi menyebut Amerika Serikat mengembangkan drone yang sangat mirip dengan milik Iran. Drone tersebut diklaim memiliki desain yang menyerupai seri Shahed.

“AS telah mengembangkan drone yang mirip dengan drone Shahed kami, yang disebut ‘Lucas’. Drone ini digunakan untuk menyerang target di negara-negara Arab,” ujarnya.

Ia menambahkan Iran masih mempelajari informasi tersebut secara mendalam. Namun, Araghchi menduga Israel menargetkan fasilitas sipil untuk memicu ketegangan.

“Kami sedang mempelajari informasi ini, tetapi saya percaya Israel mungkin menargetkan situs sipil untuk merusak hubungan kami dengan teman-teman Arab kami,” katanya.

Tuduhan serupa juga disampaikan oleh pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara militer Iran Ebrahim Zolfaghari.

Zolfaghari menyebut terdapat konspirasi jahat dari Amerika Serikat dan Israel. Ia menilai kedua negara mencoba menyalahkan Iran atas sejumlah serangan di negara-negara Arab.

Menurutnya, serangan tersebut digunakan untuk membentuk opini negatif terhadap Iran. Tujuan akhirnya disebut untuk memicu perpecahan antara Iran dan negara-negara tetangga.

“Tujuan musuh adalah menimbulkan pesimisme dan melontarkan tuduhan terhadap Republik Islam Iran,” kata Zolfaghari dalam pernyataan resmi, Minggu (15/3/2026).

Ia menambahkan strategi tersebut juga bertujuan melemahkan kemampuan pertahanan Iran. Selain itu, langkah tersebut dinilai dapat merusak hubungan Iran dengan negara-negara Arab di kawasan.

Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memang berdampak luas di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara Arab ikut merasakan dampak dari eskalasi tersebut.

Salah satu insiden terbaru terjadi di Bandara Internasional Dubai pada Senin (16/3) pagi. Bandara utama di Uni Emirat Arab itu dilaporkan terkena serangan drone.

Hingga kini belum diketahui pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Insiden itu kembali menambah ketegangan di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
1 day ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
5 days ago

LAINNYA
x
x