x

Tabrak Kereta Api, Sopir Truk di Cirebon Dituntut Ganti Rugi Rp400 Juta, KDM Siapkan Bantuan

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 22:01 38 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyatakan kesiapannya membantu Abdi, sopir truk tangki air yang ditetapkan sebagai tersangka dan dituntut ganti rugi sebesar Rp400 juta oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Insiden terjadi saat truk tangki bernomor polisi E-9877-AE yang dikemudikan Abdi tertemper Kereta Api Menoreh jurusan Semarang–Pasar Senen di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada rangkaian kereta dan truk tangki. Abdi, masinis, dan asisten masinis mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan medis.

Didampingi keluarga dan perangkat desa, Abdi yang diketahui seorang yatim piatu mendatangi kediaman KDM di Lembur Pakuan untuk mengadukan nasibnya. Ia mengaku tidak sanggup memenuhi tuntutan ganti rugi atas kerusakan kereta serta dampak keterlambatan perjalanan penumpang.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa insiden di perlintasan tanpa palang pintu tidak sepenuhnya menjadi kesalahan pribadi pengemudi. Menurutnya, terdapat unsur kelalaian kolektif, terutama dalam penyediaan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang.

“Persoalan ini tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sopir. Ini adalah kelalaian kolektif karena negara atau pemerintah berkewajiban menyediakan palang pintu pengaman di setiap jalan poros desa demi keselamatan warga,” ujar KDM dalam unggahan media sosialnya.

Ia juga menyatakan siap mengambil tanggung jawab apabila putusan hukum tetap mewajibkan Abdi membayar ganti rugi.

“Jika pun putusan akhir pengadilan memutuskan sopir tangki tersebut harus mengganti rugi dalam bentuk uang, saya secara pribadi siap untuk membayarnya,” tegasnya.

KDM menambahkan, dirinya akan berkomunikasi dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara adil tanpa memberatkan sopir.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, KDM langsung menghubungi Menteri Perhubungan serta Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan dan mengoordinasikan aduan yang disampaikan sopir tersebut.

Selain itu, KDM juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai bentuk dukungan dan motivasi agar sang sopir tetap semangat serta dapat kembali bekerja seperti sediakala.***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

14 hours ago
14 hours ago
2 days ago
2 days ago
2 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x