x

Souza Soroti Lemahnya Transisi saat Persija Tumbang dari Arema FC di GBK

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 05:45 264 Afrizal Ilmi

TODAYNEWS.ID — Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menyoroti lemahnya transisi permainan timnya usai kekalahan dari Arema FC. Ia menilai ketidakseimbangan saat menyerang dan bertahan menjadi penyebab utama kebobolan.

Persija menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB.

Bertindak sebagai tuan rumah, Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Singo Edan. Persija kalah dengan skor 0-2 dari Arema FC.

Dua gol Arema FC seluruhnya dicetak oleh Gabriel Silva. Gol tersebut tercipta pada menit ke-82 dan 90+9′.

Souza mengakui timnya kurang efektif dalam menjaga keseimbangan permainan. Hal itu memberi ruang bagi Arema FC untuk melancarkan serangan balik berbahaya.

“Kami kurang baik saat menyerang sambil bertahan. Itu memberi kesempatan bagi Arema FC melakukan serangan balik dan mencetak gol,” ucap Souza dikutip dari laman resmi klub, Senin (9/2/2026).

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persija yang membidik kemenangan. Tiga poin sebelumnya ditargetkan demi menjaga posisi dalam persaingan papan atas.

Souza menilai timnya sebenarnya sudah memiliki rencana permainan yang jelas. Namun, eksekusi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.

“Kami sudah tahu area mana yang harus dieksplorasi, tetapi pengambilan keputusan serta aspek teknis justru merugikan tim,” ujar Souza.

Pada babak kedua, Persija melakukan sejumlah perubahan taktik. Souza menggeser posisi Maxwell Souza dan memasukkan Alaeddine Ajaraie untuk menambah daya gedor.

Pergantian tersebut dinilai membawa dampak positif terhadap permainan Persija. Alur serangan tim tuan rumah terlihat lebih hidup.

“Kami menguasai pertandingan sepenuhnya pada babak kedua. Arema FC hanya mengandalkan bola panjang dan serangan balik,” kata Souza.

Ia menambahkan Persija terus berada di area menyerang untuk mencari gol. Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Souza menegaskan kelemahan dalam transisi menyerang ke bertahan menjadi faktor penentu kekalahan. Fokus berlebihan untuk mencetak gol justru membuat lini belakang Persija lengah dan dimanfaatkan Arema FC.

 

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 days ago
3 days ago
4 days ago
5 days ago
5 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x